curhat

Curhat: Nikah Siri & Bingung Akan Dicerai Suami

Posted on Updated on

saya F,21th.Pelaku nikah siri.
sy melakukan nikah siri karena sudah terlanjur hamil dengan suami orang.sebenarnya saya tdk menginginkan menikah dengan dia,tapi sy juga cinta banget dengan dia.setelah keluarga saya tau kalo saya hamil,sya langsung dinikahkan dengan dia.mau ato tidak sy jadi istri siri dia.Dalam kehidupan pernikahan kita,saya merasakan tidak sanggup lama2 bersama dia.Pasalnya,dia tidak bisa memberikan nafkah yang cukup dan yang halal kpd sy dan istri sahnya.Dia hanya bisa berjudi tiap malam dan selalu menggadaikan semua barabg berharga milik sy,dia,dan istrinya.Keluarga saya tidak tau dengan situasi itu.Karena sy tdk mau nanti malah jadi ribut.
Beberapa hari yang lalu saya dikasih ultimatum untuk sesegera mungkin meninggalkan dia setelah sy melahirkan anaknya.Membiarkan dia membawa anak ini.Dan memberikan saya pilihan untuk memilih cara hidup yang baru tanpa bersama dia.
Apa yang harus saya lakukan?Saya masih mencintai dia,Saya ingin mempertahankan kehidupan sy,dia,dan anak kita.Tapi saya juga tidak sanggup hidup dengan kbiasaan dia berjudi.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Maaf, aku sedang kurang sehat. Aku sedang tak mampu berpikir sejernih-jernihnya. Jadi, aku persilakan kepada para pembaca lain untuk menyampaikan masukan-masukan di bawah ini.

Curhat Istri: Suamiku Kurang Menghargaiku

Posted on Updated on

Saya ucapkan selamat atas situs Anda ini dengan segala informasi dan layanan yang Anda sajikan untuk pengunjung-pengunjung Anda. Saya ingin berkonsultasi kepada Anda terkait dengan hubungan saya dengan suami saya. Saya berusia 38 tahun. Saya menikah dalam usia 19 tahun selepas SMA dan tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, sementara suami saya [kini] berusia 52 tahun dan mengantongi ijazah diploma ahli madya.

Masalah saya, tepatnya perasaan saya akan adanya masalah, baru muncul beberapa tahun terakhir, yaitu ketidakpuasan saya pada setiap keputusannya dan model interaksinya dengan saya dan anak-anak, kekerasan kepalanya dan kesendiriannya dalam mengambil keputusan, serta kritikan terus-menerusnya kepada saya. Dia tidak mempercayai kemampuan saya dalam berpikir atau berhubungan dengan orang lain. Dia mengatakan bahwa saya minim pengalaman dan naif. Katanya lagi, saya tidak tahu cara menyikapi berbagai kasus. Bahkan penampilan saya pun tidak lagi menarik baginya.

Benar bahwa ini bukan masalah baru. Pada awal-awal kehidupan rumah tangga kami, saya selalu menerima semua itu dengan lapang dada. Namun akumulasi masalah yang saya tahan bertahun-tahun akhirnya mulai muncul juga. Saya merasa usia saya sudah 60 tahun, dan saya merasa tidak cakap lagi dalam segala urusan kehidupan. Namun akal saya berbicara: “Tidak! Saya koki yang mahir! Saya ibu telada yang mendidik anak-anak dengan nilai-nilai luhur! Saya adalah istri yang setia!”

Saya mohon saran dan nasihat Anda bagaimana membangun keseimbangan psikologis yang bisa melindungi saya dari instabilitas dan kegugupan. Bagaimana menyeimbangkan antara kecenderungan-kecenderungannya dengan kecenderungan-kecenderungan saya? Dia ingin menampilkan diri sebagai seorang sahabat ideal dan mulia, begitu juga [sebagai] saudara yang menjadi sandaran [bagi] saudara-saudaranya. Saya merasa bahwa semua ini mengorbankan saya. Di sini saya tidak bermaksud mencelanya, tetapi saya ingin berdamai dengan diri saya. Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih banyak./blockquote>

Jawaban Konsultan Ahli: Ustadzah Samar ‘Abduh: Baca entri selengkapnya »

Curhat: Putus Cinta Saat Menjelang Nikah

Posted on Updated on

Seorang pembaca postingan “Dapatkah mengembalikan rasa cintanya …” menyampaikan sebuah curhat. Kisahnya begitu mengesankan, sehingga kuputuskan untuk menayangkannya di sini:

Setelah saya membaca pengalaman mba,, jadi teringat dengan diri saya sendiri… kondisi saya malah mungkin lebih menyakitkan daripada mba…. Saya putus dengan kekasih saya 3 bulan menjelang pernikahan kami,,, saat gedung sudah di-booking, catering dan cincin kawin sudah dipesan, dan barang seserahan pun sudah dibeli, bahkan kami sempat melihat2 rumah yang akan kami beli untuk tempat tinggal kami nanti setelah menikah… Ya saat kedua keluarga kami sudah sangat setuju dengan hubungan kami,, kami malah berpisah hanya karena kesalahan yang tidak sengaja saya lakukan ketika saya sedang emosi dan khilaf,,, ya sama seperti mba yang sedang emosi, saat itupun saya juga khilaf dan mengeluarkan kata2 berisi kekecewaan saya pada dia… hingga kemudian dia sangat sakit hati dan meminta putus,, saya sangat menyesal dan meminta maaf dan berharap agar dia kembali pada saya, saya pun meminta kesempatan yang terakhir, namun dia tidak mau memberikannya…. Dia bilang bahwa sejak peristiwa kemarin ada banyak rasa cintanya yang mati,, rasa sayangnya juga sudah terlanjur hilang… yah intinya dia bilang bahwa rasa cintanya pada saya sudah hilang…. Pada saat itu saya masih sangat mencintainya dan berharap dia kembali pada saya,,, mungkin sama persis seperti perasaan mba saat ini,, saya juga berkali2 sholat tahajud, sholat hajat dan sholat istikharah disertai dengan dzikir yang saya panjatkan pada Allah setiap malam agar perasaannya pada saya kembali seperti dulu,, saya pun tak henti2 memohon petunjuk dari Allah…. Namun, hubungan kami berdua malah semakin memburuk.. hingga pada akhirnya dia tetap ingin memutuskan hubungan dengan saya.. saya sudah pasrah dan menyerahkan segalanya pada Allah…. hingga detik ini, dia sudah tidak pernah mengkontak saya samasekali….
Intinya, walopun sedih, sakit hati dan kecewa, namun saya sudah menyerahkan semua rasa cinta ini hanya pd pemilliknya yang sah, yaitu Allah… karena cinta Allah kepada ummat-Nya adalah cinta sejati,,, sedangkan cinta antar sesama manusia adalah hanya sebagian kecil dari bukti2 kecintaan Allah kepada ummat-Nya… Pengalaman saya dan pengalaman mba membuktikan bahwa ternyata cinta manusia itu tidak abadi… mungkin kejadian ini juga teguran bagi saya agar saya tidak mencintai manusia melebihi rasa cinta saya pada Allah… Cukup Allah sebagai penghibur hati,, karena Allah tak pernah pergi, dan Allah selalu peduli…
Pada saat ini sudah ada pria lain yang mencoba mendekati saya,, insyaAllah lebih shalih dari yang sebelumnya… dan yang terpenting, dia menerima saya apa adanya… Dia bilang akan memperbaiki kekurangan saya sedikit demi sedikit dan dengan penuh kesabaran..
insyaAllah mba,, ikhlas adalah kuncinya, berdoa dan berusaha memang sudah seharusnya,, lalu hasil akhirnya biarlah Allah yang menentukan yang terbaik dalam hidup kita,, karena Allah lah pemilik cinta sejati itu..
Wallahu’alam bishowab

Curhat: Letih Menanti Jodoh (Tolooong…!)

Posted on Updated on

Membaca curhat ini, aku turut merasa sedih. Betapa biat baik itu tak jarang belum jua terpenuhi. Sementara itu, aku pun merasa letih. Hari ini, disamping menjadi “ayah rumah tangga” (karena istri sedang ke luar kota), para netter yang berkonsultasi denganku “banyak sekali” (untuk ukuranku). Masih banyak yang terpaksa antri menunggu jawaban dariku. Jadi, aku minta tolong kepada para pembaca semuanya untuk turut menyampaikan masukan-masukan atas curhat berikut ini:

ustad,saya jg ingin curhat,saya bingung mau curhat kman….
saya wanita,tahun ini akan genap 29 th,tp knp sy mrsa jdoh saya jauh dari saya…
saya orgnya sulit untuk klik dg seseorang,tp tiap saya klik sm seseorang knp selalu dipertemukan dengan org dalam keadaan yang salah….entah org itu bl siap mnkh atau msh py tanggungan membiayaai keluaga…
ustad,setiap kali saya dkt dg seseorang saya selalu minta petunjuk diakah yang terbaik tp hasilnya selalu pisah dikarenakan faktor tidak siap itu td,entah itu alasan mereka atau memang mreka bnar2 tdk siap….
mungkin ini cara Allah menguji kesabaran saya……
terakhir,aya py tmn dkt,km sudah 7 bl menjalani hub,nmnya J, dari awal say sdh blg niat seius sm dia tp dia blg ms bl bs janji krn dia bl py pkerjaan tetap dan kakakny bl mnkh,dan org tuanya jg mlrang dia nkh dlu sbl kakaknya….
saya mncb bertahan dan bersabar dan selau sholat mlm mhon ptunjuk Allah…..
saya sudah merasa sayang sm dia ,saya berharap dia adalah org terakhir dl hdup saya,krn saya sudah mersa sngat lelah……dalam setiap doa,saya memohon diberi petunjuk yang terbaik,saya jg tau baik mnurut saya bl tentu baik menurut Allah….
selama jln sm sya J ini baik sekali,dia terbuka tentang semuanya,jg tentang wanita2 yg mengejarnya,….
km sdh saling terbuka,bahkan e-mail dia saya jg selalu bc,ada e-mail dr 1 org cwe yang selalu dtg,sebut saja Z,Z ini selalu kirim e-mail dg tulisan2 mesra,tp ketika saya tykan dJ jwb tdk ada apa2 diantara mereka,sampai seminggu yg lau Z ini kirim e-mail lg yang isinya bhw merka telah jadian,saya minta J jwb jujur,krn tdk mugkin Z mengirim e-mail spt itu jk mrk tdk ada apa2,akhirnya J mengakuinya,mrk memang b’hubngan…
ksbaran sy habis ustad,dia minta maaf sm saya tap saya memutuskan untuk mengakhiri semuanya,sebelumnya sy jg minta ktgasan lg J blg br siap 2 th lg…..
mkin itu hny alsan J saya……..
lalu,sy py tm cwe nmya D,D pernah sy kanalkan dg J tp lwt telp,krn wk itu D lg ada mslh sm pcrnya dan mnita bantuan sm J,wktu itu sy pernah ngajak J ktm D biar curhat2annya enak,tp J nolak,dan kt tdk pernah bhs mslah D lg…
lalu kmrin D ty kbr soal hub sy dan J,sy blg kita sdh ptus,stlh itu D crt klo sbenarnya dia dan J sering ktmu,J sering main kekosan dia dan mreka sering keluar….
wk dgr itu sy sangat kcwa ustad,tp sy mencb mangambil hikmah dari semua ini,mkin ini petunjuk dari Allah bhwa dia memang bkan yg terbaik bwt saya,sy mncb ikhlas,tp sy manusia biasa,sy psrah skr…..
disisi lain sy py adik yg usianya jg sdh siap nkh,dia sdh py calon…..
org ua sbnarnya mnginnginkan saya lbh dlu,tp mlhat sya msh bl jelas akhrnya mereka mnanyakan pd saya bgmna jk adik nkh dlu,didepan mrka sy mngatakan iklhas jk adik dluan dan sy jg tdk mau jg penghalang,tp sy manusia biasa ustad,diluar sya bs blg ikhlas tp dihati saya menagis……
sy memohon pd Allah klo memang ini jln hidup sy,mhon diberi kekuatan untuk melewati semua ini…….
sy ttp pasrah dan usaha,sy jg sholat mlm mhon ptnjuk,…
kdg sy bertanya dl hati,apakah dosa sy sdh sbesar itu hingga Allah memberi cobaan bgini,sy mncb iklhas menerima smuanya,sy tau Allah tidak akan memberikan cbaan diluar kemampuan hambanya kan…..dan sy jg tau Allah sedang menyiapkan rencana yang elbih baik bwt saya,tp mngapa rsnya berat sekali…ustad…
sy selau berty mngapa Allah selalu menganugrahkan persaan cinta saya kpd org yang salah….
sy tdk mau munafik,sy kangen skali sama J ustad,apakah yg hrs sy lakukan ustad……
saat ini ada org yg mendekati sy,sy berpikir dia baik,agamanya jg baik,mkin sy menerima dia sj ustad,bgmna cr sy bs mendapatkan kemantapan,sy tdk mau org itu jd plmpiasan ksian prasaan dia…..atau sy mhon ditaarufkan oleh ustad saja,mkin ustad py calon….

terimakasih byak ustad

Tips Menulis di Internet Yang Aman dari Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Posted on Updated on

Kasus dipenjaranya Prita Mulyasari telah membuat sebagian netter takut menulis di internet, bahkan walau sekadar komentar. Tentu saja, fenomena seperti ini memprihatinkan. Sebab, kreativitas dan kebebasan berpendapat menjadi terbelenggu. Atas dasar itu, berikut ini aku sampaikan 8 Tips Menulis di Internet Yang Aman dari Tuduhan Pencemaran Nama Baik, baik untuk curhat maupun untuk menyampaikan kritikan: Baca entri selengkapnya »

Curhat: Diancam pacar dan keluarganya, apa solusinya?

Posted on Updated on

Seorang pembaca blog ini, seorang mahasiswa asal Sumatera di Jogja, baru saja menyampaikan curhat mengenai ancaman dari pacar dan keluarganya. Aku mengharap berbagai masukan dari dirimu untuk mengatasi persoalan ini. Pliiis… Ini dia curhatnya:

saya seorang mahasiswa yang sedang bingung bagaimana melepaskan diri permasalahan yang saya hadapi akhir-akhir ini yang sungguh ,membuyarkan konsentrasiku dalam aktivitas sehari-hari khususnya dalam perkulihan.

apa yang harus kuperbuat ya ketika saya sudah kehabisan akal untuk memutuskan pacarku, sungguh aku tersiksa membina hubungan bertahun-tahun tidak dilandasi rasa cinta namun hanya karena aku menjalani dibawah tekanan orang tua pacar dan pacar saya.
hubunganku dengan pacarku ini tidak mendapat restu dari ortu saya oleh sebab itu kami menjalaninya dengan sembunyi-sembunyi. alasan kuat ortu ku untuk tidak bersmanya krena dia masih saudara dan pacarku sendiri orangnya keras selain itu kalau dilihat dari latar belakangnya keluarganya orangtuaku tahu betul bagaimana dan takutnya aku hanya dimanfaatkan saja dari segi materi selain itu aku dikirim kejogja bukan untuk pacaran tapi sekolah itulah tujuannya tapi apa pada kenyataannya…

pada suatu saat dia sangat tidak setuju ketika aku memutuskan untuk melanjutkan ke s2 karena dia sendiri hanya lulusan sma karena itu akan membuat dia dipandang sebelah mata oleh orang lain dan aku tidak bisa aku ingin terus mencari beasiswa supaya aku bisa mencapai cita2ku dia membebani langkahku… dulu juga seperti itu waktu aku lulus sma dia juga memperbolehkan aku kuliah parah kan….

aku tersiksa ketika aku memutuskan untuk mengakhiri maka pacarku selalu mengadu dengan ortunya dan akhirnya aku yang ditekan untuk mau ga mau untuk tidak melepaskan diri karena diancam jika aku memutuskan hubungan ini bila terjadi apa2 dengan anaknya bunuh diri atau gila maka diapun ga segan2 buat aku dan keluargaku hancur bila perlu aku akan dibuatnya gila, darah harus dibalas dengan darah katanya demikin. pada awalnya aku takut dan berpikir bagaimana mungkin aku disekolahkan jauh2 sampai kejogja yang ditemui hanya kegagalan dan kehancuran hanya karena kesalahanku yangkuperbuat…

aku terus menjalani hubungan pacaran bukan karena cinta tapi keterpaksaan dan ketakutan adakah cinta yang bisa membuatku bahagia dan menetramkan jiwa bukan seperti apa yang kurasakan..

beberapa bulan kemudian aku ptuskan untuk memberanikan diri untuk melepaskan diri dan memutuskan dia tapi kali ini orang tuanya sangat marah dan dia juga, aku dikata2in sampah bahkan barang rosokan yang tak tau diri yang sudah tak tau malu dan disumpah2i yang bukan2 sungguh aku tak habis pikir aku harus habiskan hidupku dengan orang2 yang demikian, yang buat aku kembali gagal untuk memutuskan kembali karena dia dan ortunya akan kerumahku yang disumatra untuk mengatakan apa yang terjadi denganku apa yang telahku lakukan sewaktu pacaran bila ortuku tidak merespon maka dia akan mengatakan kepada semua orang yang kenal dan sangat menghormati ortuku bagaimana mungkin ya ancamannya akan mempermalukan aku dan ortuku….

aku takut aku selalu dalam kecemasan dan rasanya apakah ini nikmatnya cinta yang diberikan kepadaku yang terlalu besar rasa cinta yang diberikan sampai2 aku tak mersakan keindahannya dan kebahagiannya bahkan baunyapun aku tak menciumnya. aku merasa rapuh aku merasa sendiri kemana aku harus menangis dan apa yang harus kuperbuat tidak mungkinkan aku kelak menikah dengan tidak dilandasi keikhlasan tapi ketakutan karena dibawah tekanan.

Curhat: Sebel Tapi Rindu

Posted on Updated on

Saya pembaca salah satu buku anda “istikharah cinta“, begini saya muslimah 28 tahun, saya sedang bingung dalam mentukan langkah Selanjutnya dalam masalah yang saya hadapi, ceritanya agak panjang dan mudah2an anda mau dan sabar dalam membacanya yang mungkin juga sebagai curhat saya, karena saya tidak tau kemana lagi saya harus menceritakannya.

begini ceritanya, saya mulai bekerja di sebuah perusahaan baru (bergerak di IT) tahun lalu, di perusahaan ini semua laki-laki karyawannya kecuali saya sendiri, … di sinilah saya bertemu dengan seseorang yg melakukan PDKT nya memang dari waktu saya wawancara juga dia orang yang sering nengok2 ke arah tempat saya diwawancara (sy mpe mikir knapa sih nih tengok2 trus), trus PDKT nya gak saya tanggepin. saya orang yg pendiam dan lebih banyak konsen ke pekerjaan jadi membuat dia susah juga kayaknya.

pada masa awal bekerja ada satu kejadian yg gak mengenakkan dan smua orang sprti menuduh saya sbg penyebabnya kecuali dia, sy dpt melihatnya dimatanya dia kesal dengan sikap teman2 sekantor trus ke esokkannya aku masih tetep dateng ke kantor dan berusaha tetap tegar, dia dan teman dekatnya terlihat senang dan teman2 yg lain juga bersikap lain mungkin ditegur olehnya, spt org yg merasa bersalah, dan terbukti bukan aku penyebabnya. Dia kadang2 bersikap spt preman kantor yg mgomong seenaknya, ternyata sikapnya itu membuat dia di sebut suamiku sama teman2, dan ada yg nyeletuk ke dia menunjuk ke arah ku sambil menyebut “istrimu tuh” kasian di dalam, (gubrak, maksudnya .. dlm benakku), yg bikin ku mulai merhatin dia karna dia seperti cemburu karna aku ngobrol lama sama OB kantor di belakang waktu ngembaliin payung, aku jadi ketawa masa cemburu sama pak X sih, nah mulai deh aku merhatiin dia, tapi selanjutnya sikapnya aneh (gak tau knapa, mungkin karna aku pendiam dan ga terlalu nanggepin dia, dia jd kesulitan sendiri ) dia mulai bersikap mengkritikku, mulai dari aku yg gak ngucapin salam waktu masuk, masalah buang sampah sampe masalah yg waktu itu terjadi dia malah berbalik menyindirku dengan kejadian tersebut, dan itu membuat hatiku kesel dan sakit juga, aku jadi sebel sama dia, tapi malah jadi mikirin dia trus, dan akhirnya ku harus mengakui kayaknya aku malah jatuh cinta sama dia ……

semua ini berlanjut trus, gak terasa aku mulai suka melirik ke arahnya (dia duduk di samping kanan ku) dan itu menjadi senjatanya dia malah nyeletuk dengan kenceng “ada yang main mata”, atau “mata melirik” atau apa lah yg bikin ku maluuuuu banget …, ku jadi keseeel dan tersadar juga bener apa katanya kok aku jadi main mata, aku yg salah, aku harus jaga pandangan mata nih.., aku berusaahaaaa, sampe ku geser monitor komputerku ke kiri supaya menjauh dari pandangan ke arahnya), dia tau aku marah, malah di cengin depan temen2nya sambil nyanyiin lagu “eh kok gitu sih lho kok marah” tambah malu .. dia jahat bener pikirku… aku cuekin dia … eh dia ngerasa juga, malah cari perhatian abis sampe minta cangkir minumnya di estafetin dari temen di ujung sampe ke dia dan mau gak mau lewat aku kan, dan akhirnya aku akan melanjutkan estafet cangkirnya sambil nengok ke dia sebelll , pokoknya dia kalau di cuekin ya pasti cari perhatian, padahal kalu aku merhatiin aku suka lirik2 malah di ceng in, jadi musti gmanaaaaaa…

tapi kita begitu berbeda dia ekspresif banget orangnya sedangkan aku pendiam dan pemalu, dia mengerti dengan gambar dan ucapan sedangkan aku orang berbicara lewat tulisan, dia designer (graphic & web) sedangkan aku programer yg coding dan pemikir … bukan berarti dia gak mikir, aku tumbuh dengan budaya dan batasan islam yang kuat, dia seorang designer yg pernah kerja dengan orang yg gak percaya sama tuhan ..(bukan nya dia tapi itu mempengaruhi dia juga dalam berkarya kayaknya menurutku ) liat hasil karya anehnya di .. [sensor], aku sulit memahaminya kadang dia begitu childist (kekanak-kanakan) tapi aku tetap blum mengetahui siapa dia sebenarnya …??

hubungan pertemanan berlanjut malah aku jadi deket sama temennya dan aku suka makan siang di tempat yg sama, karna itu suka bareng sama temennya (yg nasrani) ke tempat makan dan dia bakalan datang gabung setelah sholat dimasjid sama temen lainnya, aku mulai sdikit akrab, dia mulai suka memujiku di depan teman2, dan gak seberani dulu ngejek atau mengkritikku, tadinya aku gak mau semeja sama mereka karna takut keberadaanku ngeganggu mereka, tapi kadang2 mreka sendiri yg duduk di mejaku, dan kupikir wajarlah kan kita berteman, masa memisahkan diri .. (tapi ternyata hal ini membuat harapan pada dirinya dan menumbuhkan trus prasaan di hatiku)

tapi suatu waktu aku crita soal ban motor kakaku yg kempes waktu ngater aku ke kantor, aku pernah crita bahwa yg nganter itu kakaku, tp dia lupa kayaknya, trus dia malah bertanya sambil bercanda yg garing “siapa tuh, calon kayaknya ..” dan karna sambil bercanda ku jawab aja “ya kali yaa..” dan itu membuat suasana jd gak enak, aku sempet denger dia ngomong ke temennya sambil berbisik bilang “trus ngapain dia di sini ..” itu nyakitin aku banget masa sih segitunya .. kalau aku memang sudah tunangan apa aku gak boleh satu meja bersama mereka, bukankan kita juga berteman ….. tapi hal ini membuatku sadar dan kembali alu yg salah knapa juga aku bareng sama mreka hal itu rupanya menjadi berarti sesuatu baginya …

aku sadar aku gak makan bareng mereka lagi dan pilih makan di tempat lain , dan dia bertingkah seperti orang yg terluka .. dia langsung bilang cariin gw cewek deh ke temennya dan setelah dia tau bahwa yg ngantter kakaku kayaknya dia mulai mencoba deketin lagi, dan dan kelabakan ku cuekin, mulai cari perhatian dan berkata kenceng soal dia ngedekitin cewek lain di YM sampai majang foto cewek di YM nya, dan akhirnya sepertinya dia mau sms karena dia nyeletuk “ku sms berkali2”, tapi kok g ada yg nyampe sih (dalam hatiku) , pernah suatu pagi dia bergumam sambil lewat depan mukaku sambil bilang i miss you but i hate you,

sampe dia ada kejadian kayaknya dia cemburu ketika aku deket sama temen lain (padahal semua tau dia dah punya pacar) dalam soal pekerjaan, karena emang kita satu project dan harus byk diskusi, dan aku mang masih kesel bget sama tingkah2nya yg ke kanak2an caper, dia seperti merasa ditolak karena dia bukan programer, dia sampe bilang sambil ngikutin lagunya project pop bukan super star di depan temen2, “aku bukan programer, aku bukan orang pinter, …, aku hanya punya jenggot ” hehe kalau inget jadi pengen ketawa tapi kalau waktu itu liat tampangnya sih g lucu kok itu ungkapan hatiinya yg lagi kesel, dia kira aku bersikap sperti itu karna mrasa dia gak pinter atau bukan proramer dll padahal ku cuma sbeel sama sikapnya .. hehe kayak orang dah jadian aja ya, padahal kan …????

tapi hal ini juga yg membuatku bertanya2, dia emang suka gak sih sama aku, kok dari sejak aku kerja dia gak pernah sms aku, nanyain nomorku aja gak, YM an di Kantor aja jarang, pokoknya kalau urusan ngomong langsung ke aku gak pernah, ngajak makan aja, cuma ngomong kenceng ke temennya supaya aku denger dan berharap aku makan di tempat yg sama, … sulit di mengerti , jadi kadang2 aku berfikir apa semua hanya perasaan dan pikiranku aja .. rasanya mau gila deh …

Dan situasi ini terjadi setelah aku baca buku “istikharah cinta” dan aku sholat dan berdoa beberapa kali, memohon untuk supaya di tunjukkan kebaikan darinya dan apakah dia memang jodohku, yang terjadi malah situasi yang semakin memperlihatkan sifat kekanak-kanakannya, tapi aku malah harus satu project dan kerjasama sama dia, di tugaskan bosku untuk membantu project yg di tanganinya,tapi karna designnya dia di complain dan format designnya orang lain yg dipilih dan dia di suruh untuk mendesign sesuai format orang yg dia gak suka (dia ada masalah sama PM dan salah seorang manajer) akhirnya dia malah ngundurin diri dan ternyata dia sudah dapet kerja di tempat lain kembali seperti kerjanya dulu katanya sebagai graphic designer ..

aku mulai berfikir apakah ini pertanda bahwa dia bukan jodohku dan Allah menjauhkannya dariku, beberapa hari sebelum meningalkan kantor secara resmi dia baru tanya nomor hpku, tapi mungkin hanya karna soal pekerjaan soalnya dia akan tetep ngelanjutin kerjaan sampai selesai di waktu malam setelah kerja di tempat barunya, jadi supaya hubungan kontak lancar mungkin .. dan dia ngomong langsung ke aku lewat YM kasih tau kalau dia sudah ngundurin diri .. , ya aku cuma mendoakan smoga dia sukses di tempat barunya sambil bantuin cariin cotoh surat pengunduran diri buat dia, dia juga ngomong langsung soal ke aku waktu salah seorang temen kita (yg suka menetralisir kita bedua) di pecat .., knapa kalau soal yg seperti ini dia ngomong langsung ke aku ??

sekali lagi, apakah mungkin smua ini cuma perasaanku aja, apa dia sebenernya cuma ngerjain aku aja … gak sungguh2… tapi yg jelas perasaan ku ke dia memang ada, perasaan cinta itu ada dan aku gak bisa ngelak lagi dan semakin aku berusaha membunuh prasaan ini malah makin pusing, skarang dia jauh dan aku merasa kangennn sama dia, jika ya dia juga memang suka sama aku maka bagaimanapun aku bersyukur telah pernah dicintai oleh sesorang, (aku gak pernah pacaran dan paling-paling cuma suka dan saling suka sampai taraf PDKT),

prasaan ini membuatku semakin bingung karna ibuku mau menjodohkan ku dengan seseorang yg lebih tua daariku (40 thn) karena katanya ibunya baik banget dan gak enak sama keluarganya, orang yg pernah ku tolak lamarannya setahun lalu, masa sudah ditolak mau di terima, gak malu apa?, lagian aku jg gak sreg gmana ya, mungkin waktu itu aku gak istikharah kali ya, trus sekarang ada tawaran lagi teman kakaku (baru tahap perkenalan), dan juga temen chating yg sepertinya mengharapkanku, aku harus gmana,

prasaan ku terhadap teman sekantorku dulu belum hilang dan sepertinya dia juga ?? dia suka YM aku say hai (wajar aja kali ya?) dan kemarin tgl 26 maret kantorku memindahkan libur ke hari jumat sedangkan kantor lain(kantor dia) libur, dia datang ke kantor , aku sudah merasa dan berfikir mungkin dia akan datang sbgi satu2nya kesempatan untuk bertemu, pas dia datang aku di kamar mandi tapi aku denger dia nyariin aku, trus aku tetep aja berusaha seperti biasa walau aku seneng banget dia dateng, dia sperti biasa nanya ke temen deketnya mau sholat dulu apa makan sambil ngelirik ke aku (mungkin berharap ku juga makan sama dia), dan mereka sholat dulu ke mesjid gak tau ke mana makannya karna setuku tempat kita makan dulu tutup karna libur, dan aku tetep makan dengan temen kantor baru yg cewek..ketika dia balik makan dia ngobrol di belakang ma temen2 aku gak bisa ikut karna malu laki2 smua kalau ku ikut pasti digodain, padahal hati pengen ketemu dan bertanya banyak, bodohnya diriku …….

aku gak bisa memulai hubungan baru dengan orang lain kalau hatiku masih memikirkannya ya kan, rasanya gak adil buat orang itu..

Jadi intinya aku mau bertanya,

1. Maksud dari ku menceritakan semuanya (sedetil2 hal2 kecl mungkin) karena aku mau tau pendapat bapak, Apakah sebenarnya dia memang suka dan cinta kepadaku … ???

2. Kalau yang ku tangkap darinya adalah dia menyukaiku, tapi aku tak bisa menunjukkan cintaku padanya, karena aku takut, aku punya kekurangan(dalam hal fisik) dalam diriku yang aku takut dia akan mengejekku, jika dia sedang marah atau kesal karena sifatnya yg ekspresif dan berkata seenaknya .. (kadang2 aku berpikir masa aku suka sama orang kayak gini sih) tapi manusia kan ga ada yg sempurna dan aku juga punya banyak kekurangan .. mungkin dimatanya aku juga sama kayak aku memandangnya, tapi yg jelas aku memang jatuh cinta kepadanya dan aku tak bisa mengatur hatiku .. tapi aku bisa menjaga sikapku dan berpura-pura .. tapi kalau orang yg mengerti diriku pasti tau arti dari sikapku bahwa justru aku menyukainya …

3. Aku kadang berfikir dan sudah mencoba berkali-kali untuk menghilangkan perasaan ini, tapi susah sekali, kita begitu berbeda tidak ada komunikasi yg baik .. hanya sepertinya perasaan kami sama …sama2 saling merindukan kalau jauh ……..

4. Aku mau bertanya apakah boleh dalam islam membuat karya seni digital Art (itu adalah buatannya dan coba anda pahami kata2nya aneh deh)

5. Apa yg harus kulakukan sekarang , aku sendiri masih berharap tapi juga takut … takut mengetahui ternyata dia mempunyai sisi yg lain yg aku tidak suka dan tidak sesuai .. dan takut juga karena aku merasa tidak sepadan dengannya aku orangnya hitam manis, tidak sperti gadis lain yg putih dan cantik sedangkan dia putih .. mungkin menurut bapak ini hal kecil yg bodoh untuk di pikirkan tapi tetep aku pikiirin 🙂

6. Apakah seharusnya ku melupakannya saja ???

7. Ada satu hal yang juga membuat saya ragu, rasanya ibu saya gak akan suka sama dia (gak setuju dan akan susah juga dalam adaptasi dengan keluarga saya kelak), ibu saya menginginkan saya nikah dengan sesuku, tapi gk tau kenapa dari dulu saya justru gak suka ya … bahkan kadang2 saya merasa sebel … temen saya juga banyak yg tak sesuku dan saya lebih dekat dengan mereka ..

Ibuku yang menganggap saya yang kurang cantik ni berkata saya harusnya bersukur masih ada yang mau, ibuku sering sekali menegur bilang “kalau dah jelek ya akhlaknya di bagusin” hehe nasib …aku juga sedang berusaha memperbaiki diri untuk berubah, dan aku sudah banyak berubah di banding aku dulu yang kuper suka menyendiri di rumah ..

Hal ini juga yang membuat saya ragu dan kembali mundur, berpikir tuk melupakannya, tapi susah … mohon pencerahannya. Sampai aku kadang nangis waktu sholat, dan memalukan mungkin karna aku bukan nangis karna mencintaiNya dan takut kepadaNya, atau malu akan dosa2ku, tapi aku menangis karena Dia Rabbku pasti tau apa yg kurasakan dan rasanya ingin ku tumpahkan kegundahan hati ini di hadapanNya, dan ku hanya bisa mendoakannya mudah2an Allah membimbingnya selalu, menguatkan imannya, memberi petunjuk, melapangkan riziknya dan memberi dia istri yang sholeh. Aku memang suka mendoakan orang2 yang kucintai.. karena hanya itu yang bisa kulakukan, karena aku bukan orang yang bisa menunjukkan rasa cinta, perhatian di depan orang2 ..aku orang yang kaku.

Terimakasih banyak sudah membaca curhat saya ni… Semoga Allah menambah Ilmu anda dan Meninggikan derajat anda sehingga dapat terus membantu hamba Allah lainnya yang sedang membutuhkan saran anda …

Tanggapan M Shodiq Mustika: Baca entri selengkapnya »

Monyet itu saudaraku; jangan pandang hina!

Posted on Updated on

Tak jarang aku merasa sedih di tengah-tengah kegembiraan orang-orang. Salah satunya adalah ketika menjumpai gurauan atau pun lawakan yang memandang hina seseorang yang wajahnya dianggap mirip monyet. Mereka tertawa-tawa, tetapi hatiku menangis. Hatiku pun menjerit. Aku marah, tetapi apalah dayaku selain menuangkannya lewat tulisan seperti ini? Baca entri selengkapnya »

Curhat Dikhianati Lelaki (tolong tanggapi, please)

Posted on Updated on

Beberapa hari belakangan ini, aku merasa kewalahan menerima curhat atau konsultasi tertulis dari para pembaca. Berhubung sumberdayaku amat terbatas, aku mengharap bantuanmu untuk menanggapinya. Beberapa diantaranya mengenai perselingkuhan atau pengkhianatan cowok/lelaki. Tolong tanggapi dua curhat berikut ini, please. Baca entri selengkapnya »

Enaknya Gelap-Gelapan

Posted on Updated on

Sejak padi tadi, rumahku mendapat giliran pemadaman listrik. Walau belum malam, tetap aja terasa gelap. Sebab, langit mendung. Enaknya ngapain, ya? Mengutuk kegelapan? Gak ada gunanya. Gimana dong?

Baca entri selengkapnya »