Gus Dur

Tokoh Muhammadiyah ikut tahlilan Gus Dur

Posted on Updated on

tahlilan
tahlilan

Selama puluhan tahun, Muhammadiyah dikenal sebagai anti tahlilan dalam memperingati wafatnya seseorang. Namun gambaran ini agaknya mulai pudar. Di sejumlah daerah, khususnya di daerahku di Jawa Tengah, tokoh-tokoh Muhammadiyah tak sungkan-sungkan melakukan tahlilan.

Aku sendiri jarang ikut tahlilan. Kalau pun ikut, niatku mungkin agak berbeda dengan hadirin. Karena yakin bahwa kita takkan bisa mengirim pahala, aku “cuma” mendoakan saja, yang jelas-jelas ada tuntunannya dari Allah dan rasul-Nya.

Gus Dur Mampu Eratkan Hubungan Nu-Muhammadiyah

Selasa, 5 Januari 2010 23:24 WIB

Semarang (ANTARA News) – Mendiang KH. Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur dinilai menjadi sosok yang mampu mempererat hubungan Nahdlatul Ulama (NU) dengan Muhammadiyah, dua organisasi massa Islam yang selama ini dikenal sering berbeda pandangan.

“Gus Dur mampu menjalin hubungan baik dengan siapa pun, termasuk tokoh-tokoh Muhammadiyah,” kata Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jateng, Ibnu Djarir usai pembacaan Yasin dan Tahlil memeringati tujuh hari wafatnya Gus Dur di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Selasa malam.

Menurut dia, meskipun sering berbeda pendapat, hubungan pribadi antara Gus Dur dengan tokoh-tokoh Muhammadiyah tetap berlangsung baik, karena Gus Dur memiliki jiwa yang lentur, sehingga hubungan NU dengan Muhammadiyah juga berlangsung baik.

“Bahkan, seorang profesor dari Jepang pernah mengatakan, umat Islam di Indonesia tidak dapat bersatu, apabila NU dan Muhammadiyah tidak bisa bersatu,” katanya.

Ia mengatakan, pemikiran cucu KH. Hasyim Asy`ari tersebut juga tidak diragukan lagi, mengingat keberanian Gus Dur dalam menyampaikan pemikirannya meskipun melawan arus, sehingga sering dianggap kontroversial.

“Karena itu pula, wajar apabila sosok Gus Dur tidak hanya dikenal sebagai pemikir Islam tingkat nasional, namun diakui pula sebagai pemikir Islam di kancah internasional,” kata Djarir.

Sementara itu, mantan Gubernur Jateng, Ali Mufidz mengatakan, Gus Dur merupakan sosok guru bangsa yang tidak pernah bersikap menggurui, terutama dalam menyampaikan kritikannya kepada pihak lain.

“Saya pernah dikritik oleh Gus Dur bahwa sebenarnya saya itu pintar, cuma kurang kritis. Saya menganggap itu sebagai sebuah kritikan yang tidak menggurui,” katanya.

Menurut Ali, Gus Dur juga pernah menyampaikan dalam sebuah ceramah di hadapan mahasiswa di Semarang sekitar tahun 1975, yang intinya mengajak para pemuda berpikir kembali tentang kondisi manusia saat itu.

“Gus Dur mengatakan, apa yang tidak diatur oleh agama Islam, masuk masjid diatur kaki mana yang harus melangkah lebih dulu, bahkan sampai masuk ke toilet pun seperti itu, lalu di manakah letak otonomi manusia,” katanya.

Ia mengatakan, Gus Dur saat itu ingin mengajak manusia untuk memikirkan dua substansi, yakni akidah dan syariah, serta meminta manusia untuk benar-benar memahaminya secara cerdas, tidak hanya ikut-ikutan.

KH. Ubaidillah Shodaqoh dalam kesempatan yang sama juga menilai, Gus Dur memiliki dua kelebihan yang membuatnya dicintai banyak kalangan, pertama Gus Dur rela dengan takdir Allah SWT yang menjadikan dunia dengan beraneka ragam perbedaan.

“Kedua, Gus Dur dapat menerima siapa pun, termasuk orang yang salah dan segala kritikan yang ditujukan kepadanya, karena itu dia dapat diterima siapa saja dan di mana saja,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pembacaan surat Yasin dipimpin oleh KH. Ahmad Toha, sedangkan pembacaan tahlil dipimpin oleh KH. Hanif Ismail Lc, dan dihadiri oeh ratusan jemaah yang memanjatkan doa untuk Presiden keempat RI tersebut.(*)

Gus Dur: “SBY & Boediono terlibat skandal Century.”

Posted on Updated on

SBY - Gus DurMasalah buku “Membongkar Gurita Cikeas” sudah menghebohkan. Mungkin kabar atau “dugaan kuat” dari almarhum Gus Dur mengenai keterlibatan SBY, Boediono, dkk akan lebih “memanaskan” hati masyarakat. Kita jadi bertanya-tanya: apa sajakah keterlibatan mereka? Intinya: Apakah mereka sudah melanggar amanat rakyat?

Gus Dur Sebut 6 Pejabat Terlibat Century?

Fidela Hasworini

INILAH.COM, Jakarta – Sebelum wafat, mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, sempat mengungkapkan adanya 6 pejabat publik, yang diduga kuat terlibat dalam kasus skandal Century.

Hal ini disampaikan kolega terdekat Gus Dur, Bingky Irawan yang kerap bertemu Gus Dur 3-4 kali dalam seminggu.

“Ada 6 orang yang ia sebutkan, termasuk Boediono, Sri Mulyani, SBY, Hatta Rajasa, dan Marie Elka Pangestu, dan satu lagi saya lupa. Aaya sampai kaget, masa bener mas? Lalu ia menjawab, iya 6 orang ini pasti,” ujar Bingky kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (4/1).

Sebelumnya, sambung Bingky, Gus Dur sempat mengutarakan kegelisahannya atas kasus pengucuran dana bailout bank Century sebesar 6,7 triliun. Presiden ke-4 ini takut pengusutan skandal bank Century tidak tuntas, karena ketidak-jujuran dari seorang pemimpin.

“Kan banyak sekali masalah-masalah yang ditutupi-tutupi terus, dan beliau meminta kejujuran dari seorang pemimpin. Kalau memang tidak bersalah kenapa mesti takut, tapi sampaikan pada bangsa kalau tidak bersalah,” ujar Bingky Irawan.

Bingky Irawan sebagai kolega terdekat Gus Dur merasa senang dan terharu masih adanya berbagai pihak, yang memperjuangkan apa yang menjadi kegelisahan Gus Dur tentang persoalan bangsa semasa hidupnya.

“Saya merasa senang dan terharu, teman-teman masih ada yang mau melanjutkan perjuangan beliau. Apa yang diutarakan teman-teman sering juga dibahas dengan Gus Dur,” ujar Bingky Irawan.

Melalui Bingky, Gus Dur berpesan agar terus memperjuangkan penuntasan kasus Century dan menjaga kebhinekaan bangsa Indonesia. “Kasus ini harus dilanjutkan dan ia tidak ingin kalau kasus Century ini harus berhenti. Harus usut tuntas dan perjuangkan dan genggam erat kebhinekaan kita,” pungkasnya. [bar]

Gus Dur Wafat

Posted on Updated on

JAKARTA | SURYA Online – Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dipastikan meninggal dunia pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kabar tersebut dibenarkan putri Gus Dur, Yenny Wahid, melalui telepon kepada Kompas.com.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rabu (30/12/2009) petang. Presiden Yudhoyono tiba di halaman RSCM sekitar pukul 18.30 menggunakan mobil kepresidenan dengan pengawalan tidak terlalu ketat, yakni hanya dikawal lima mobil Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Presiden Yudhoyono yang mengenakan kemeja batik berwarna coklat tampak masuk dari pintu utama RSCM langsung menuju kamar tempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dirawat sejak beberapa hari lalu. Tidak tampak Ibu Negara Ani Yudhoyono mendampingi Presiden. Sekitar 10 menit setelah Presiden tiba, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih datang dengan tampak agak terburu-buru. Ia kemudian segera menyusul ke kamar tempat Gus Dur dirawat yang sedang dikunjungi Presiden.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini dirawat di Ruang VVIP Nomor 116 Gedung A RSCM. Sebelum dirawat di RSCM Jakarta, Gus Dur sempat menjalani perawatan medis di RS Jombang Jawa Timur, pada Kamis (24/12/2009), karena kelelahan setelah melakukan kunjungan ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur. wah/kcm

Gus Dur: Tuhan sedang marah kepada SBY

Posted on

Heli TNI Jatuh di Bogor (Gus Dur: Tuhan Lagi Marah)
Jumat, 12/06/2009 17:09 WIB
M. Rizal Maslan – detikNews

Jakarta – Apa komentar Gus Dur seputar insiden jatuhnya pesawat Puma H3306 milik TNI AU di kawasan Lanud Atang Sendjaja, Bogor? Kata Gus Dur, Tuhan lagi marah.

“Tuhan lagi marah. Dulu yang marah itu laut, seperti tsunami. Kemudian darat, gempa. Sekarang di udara,” kata Gus Dur di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2009).

Gus Dur menilai, Presiden SBY tidak memperhatikan alat utama sistem senjata (alutsista).

“SBY itu tidak perhatian. Yang dipakai sebagai acuan itu kan APBN. Karena dikorupsi dan lain-lain jadi tidak bisa dipakai lagi. Banyak kanibalan,” ujarnya.

Apakah itu korupsi di tubuh TNI? “Oh iya. Di samping itu,” kata Gus Dur.

Ketika ditanya seandainya Gus Dur jadi presiden apa yang akan didahulukan, kesejahteraan atau alutsista, Gus Dur menjawab diplomatis. “Kalau ekonomi kita tidak tergantung orang lain, kita bisa dua-duanya,” sahut eks presiden ini.

(aan/iy)

Gus Dur: Pemilu 2009 Ini Brengsek!!

Posted on Updated on

Gus Dur Minta Pemilu Diulang
Minggu, 12/04/2009 14:55 WIB
M. Rizal Maslan – detikPemilu

Jakarta – Mantan Presiden Indonesia KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) geram dengan hasil pemilihan umum (Pemilu) 2009 kali ini yang dianggapnya brengsek dan curang. Makanya, Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB ini akan menggalang kekuatan untuk menolak hasil pemilu. Ia pun minta pemilu ulang.

Demikian disampaikan Gus Dur usai menghadiri deklarasi Cawapres Emir Soendoro dan pembukaan pameran lukisan di Jl Imam Bonjol No 4, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2009). Berikut petikan wawancara Gus Dur dengan sejumlah wartawan usai acara tersebut. Baca entri selengkapnya »

Daftar 40 38 postingan “PORNO” di WordPress.com

Posted on Updated on

Masya’Allaah…. ternyata WordPress.com pada saat ini dipenuhi dengan postingan-postingan yang beraroma yang terdeteksi oleh mesin pencari dengan kata kunci “porno”. Aku belum memeriksa postingan-postingan tersebut. Kalau kau jumpai postingan yang melanggar UU pornografi, harap laporkan ke pihak yang berwewenang, ya! Untuk sampel, ini dia daftar 40 38 postingan beraroma yang terdeteksi oleh mesin pencari dengan kata kunci “porno” di WordPress.com yang baru saja aku jumpai: Baca entri selengkapnya »