Indonesia

Belanja Online: Asyik, Praktis, Murah

Posted on Updated on

Sudah beberapa tahun belakangan ini, aku lebih suka berbelanja secara online. Alasan utama, tentu karena jauh lebih praktis. Tak perlu kita keluar rumah, bertempur melawan kemacetan di jalan, apalagi kalau kendaraan kita berkelas ekonomi non-AC.

Sisi negatifnya mungkin ada juga sih, khususnya bila kita berhadapan dengan penjual yang belum kita kenal kredibilitasnya. Namun kita bisa mengatasinya dengan melakukan semacam eksperimen lebih dulu. Kita coba dulu lakukan pembelian dengan harga termurah. Hitung-hitung, sebagai biaya “belajar” untuk menambah pengetahuan atau pengalaman.

Alternatif lain, Baca entri selengkapnya »

Iklan

Resah pulsa dicuri? Ini dia solusinya!

Posted on Updated on

Pengaduan yang masuk ke Posko Pengaduan Pencurian Pulsa menyebutkan, pulsa pelanggan tersedot setelah menerima pesan singkat (SMS) berisi tawaran konten, kuis, undian, atau bonus. Mereka mengaku resah dan tak tahu lagi harus melapor ke mana agar pulsa yang diisi ulang tidak disedot lagi oleh operator nomor premium.

Para pelanggan kebingungan. Mereka merasa tidak berlangganan konten apa-apa, tetapi pulsa terus berkurang.

Baca entri selengkapnya »

Memalukan! Indonesia “Juara Pertama” Pembuatan Situs Maksiat

Posted on Updated on

Ada apa dengan Indonesia? Mengapa negeri yang penduduknya katanya santun dan religius ini ternyata menempati peringkat pertama dalam keahlian membuat situs maksiat (pornografi, perjudian, penipuan, dan penyebaran virus komputer) di internet? Ini merupakan bahan renungan bagi kita yang sebentar lagi memperingati hari ulang tahun kemerdekaan. Apakah kemerdekaan itu berarti kebebasan untuk menyebarkan kemaksiatan?

Baca entri selengkapnya »

Kisah Nyata Pemurtadan yang Gagal (Senjata Makan Tuan)

Posted on Updated on

Ketika aku membuka diri selebar-lebarnya terhadap hikmah dari mana pun, seorang Kristen berusaha memurtadkan diriku. Mulanya dia mengemukakan adanya ayat Qur’an dan hadits Rasul yang “kejam”, misalnya perintah “memenggal kepala orang kafir”. Tanggapanku adalah bahwa kita tidak bisa menelan mentah-mentah perintah dalam ayat atau peristiwa dalam hadits. Kita perlu melihat konteksnya untuk memahami teks-teks rujukan utama itu, antara lain dengan menggunakan “filsafat mawas” (penafsiran kontekstual). Untuk ilustrasi, aku paparkan Kisah seorang idola yang mengejar seorang perempuan.

Dalam kisah ilustratif tersebut, aku kemukakan kemungkinan kesalahpahaman dalam melihat suatu peristiwa, sehingga dibutuhkan penggunaan filsafat mawas (penafsiran kontekstual). Akan tetapi, dia menganggap bahwa seharusnya kitab suci itu “sempurna”, dalam arti bahwa teks-teksnya bermakna tunggal, sehingga bersifat mutlak (tekstual) dan tidak memerlukan filsafat mawas (penafsiran kontekstual). Menolak filsafat mawas untuk memahami teks kitab suci itulah “senjata” andalannya. Lalu sebagai “amunisi”, dia menunjukkan beberapa ayat kitab suci agamanya (Kristen) yang katanya “sempurna”, tidak membutuhkan sudut pandang lain apa pun, termasuk filsafat mawas. Dia mengatakan: Baca entri selengkapnya »

10 header blog terbaik WordPress.com Indonesia

Posted on Updated on

ngeBlog Asyik | gambar desain header terbaik | inspirasi desain header | WordPress Theme | WordPress.com Indonesia | blog yang tidak membosankan | tampilan blog yang menarik | blog gratis terbaik

Salah satu kelemahan blog gratis di wordpress.com adalah sedikitnya theme (template) desain yang tersedia. Jumlahnya saat ini kurang dari 100. Itu pun sebagiannya tergolong “jadul” atau kurang menarik. Padahal jumlah blog yang memanfaatkan layanan wordpress.com ini mencapai ratusan ribu. Jadi, setiap desain itu rata-rata digunakan oleh ribuan orang. Nah, bisa dibayangkan betapa membosankannya kita bila mengunjungi blog-blog di wordpress.com. Penampilannya hampir selalu seragam.

Sungguhpun demikian, beberapa theme di wordpress.com menyediakan fasilitas header customization. Dengan fasilitas ini, kita masing-masing bisa tampil beda. Tentunya, bukan asal beda dong. Kita membutuhkan desain header yang benar-benar menarik, yang mampu menimbulkan kesan istimewa bagi pengunjung, sehingga sama sekali tidak membosankan.

Baca entri selengkapnya »

Konsultasi: Sudah 6 tahun pacaran masih belum direstui Ibu

Posted on Updated on

konsultasi cinta | pacaran jarak jauh | hubungan pranikah | cinta sejati | restu orangtua | ridha ibu | poligami

Baca entri selengkapnya »

Indonesia Punya Bahasa Persatuan, Malaysia Punya Apa?

Posted on Updated on

Tahukah Anda, bahwa bahasa persatuan Indonesia yang kita anggap biasa-biasa saja ini diidamkan oleh negara tetangga? Di bawah ini adalah lontaran pemikiran yang dikutip dari www.malaysia.youthsays.com, sebuah wadah tempat generasi muda Malaysia bertukar pikiran, pendapat dan melontarkan pertanyaan,

Kenapa rakyat Malaysia tak suka berbahasa Melayu? Kita lihat ramai rakyat Malaysia yang tak suka berbahasa Melayu/Malaysia. Malahan laman web untuk generasi muda Malaysia sendiri tidak menggunakan bahasa kebangsaan atau sekurang-kurangnya dwibahasa. Sedangkan rakyat Indonesia yang berbilang bangsa membawa bahasa mereka ke serata dunia. Sila beri pendapat anda.

=====
Sumber: Kompas.com

Layakkah Indonesia menjadi tempat tinggal orang Islam?

Posted on Updated on

pak shodiq, belakangan ini saya lihat makin marak saja aliran extrimis yang mengatasnamakan agama islam..terlepas dari provokasi oleh pihak manapun dan benar tidaknya berita tersebut, tapi saya sangat prihatin dengan keadaan islam sekarang yang semakin bergolong-golongan untuk menjadi yang paling benar….

Ya, aku juga prihatin. Ada banyak diantara kita yang terlalu bersemangat dalam berislam, sehingga berlebihan dalam melihat ‘kesalahan’ orang lain dan kurang melihat kesalahan diri sendiri. Seperti kata peribahasa: “Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.”

menindaklanjuti fenomena tersebut saya ingin bertanya kepada bapak bagaimana sejarah pemerintahan islam saat Nabi Muhammad SAW menjadi pemimpin umat manusia dan pada masa keemasan islam sampai runtuhnya apakah alamiah atau ada provokasi umat lain yang ingin menghancurkan islam….selama saya mencari di semua situs rata2 penafsiran tentang islam hanya dari satu sumber…saya ingin lebih mengetahui lebih dalam karena saya tidak ingin taqlid..

Sejauh pengamatanku terhadap sejarah Islam dari zaman Rasulullah saw. hingga sekarang, “provokasi umat lain yang ingin menghancurkan islam” muncul hanya ketika Islam dipandang sebagai ancaman. Namun ketika Islam dipandang sebagai rahmatan lil ‘alamin, umat lain menyambut hangat keberadaan Islam. Oleh karena itu, yang perlu senantiasa kita usahakan adalah menjunjung tinggi citra Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Lalu mengenai konsep negara islam apakah harus se-extrim pemikiran beberapa kelompok saja?

Tentu tidak harus, tetapi hendaknya justru yang paling lembut/ringan. “Tak pernah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam diberikan pilihan di antara dua perkara, kecuali beliau pasti memilih yang paling ringan di antara keduanya selama perkara itu bukan suatu dosa. Apabila perkara itu suatu dosa, maka beliau adalah orang yang paling jauh darinya.” (HR. Al-Bukhari no.3560 dan Muslim no.2327)

lalu apakah negara indonesia tidak layak menjadi tempat bagi kaum muslim lagi karena tidak “nyunnah” menurut beberapa pandangan?

Kita tidak bisa menyatakan bahwa Indonesia tidak layak menjadi tempat bagi kaum muslim. Dalam bahasa agama, “tidak nyunnah” itu berarti fasiq. Seandainya Indonesia benar-benar merupakan negeri fasiq, maka dalam hal ini, Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berfatwa:

“Adapun di negeri fasik, yaitu suatu negeri yang kefasikan dilakukan secara terang-terangan dan dipertontonkan, maka kami katakan kepadanya: apabila seseorang merasa khawatir terhadap keselamatan dirinya dari ikut terjerumus dalam kemaksiatan yang banyak dilakukan oleh penduduk negeri tersebut, maka dalam kondisi ini hukum hijrah adalah wajib baginya. Apabila dia tidak khawatir atas hal itu, maka hukum hijrah tidak sampai derajat wajib baginya.

Bahkan bisa saja kami katakan bahwa apabila dengan keberadaannya di sana memberikan maslahat dan upaya perbaikan, maka hukum tinggal di sana baginya adalah wajib karena kebutuhan penduduk negeri tersebut kepadanya dalam rangka menegakkan perbaikan, menggalakkan amar ma’ruf dan nahi munkar. …”

Malaysia Perangi Indonesia Melalui Pengeboman di Mega-Kuningan?

Posted on Updated on

Orang-orang awam ikut bersuara menanggapi kasus bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Mega-Kuningan, Jakarta, 17 Juli 2009. Diantara mereka berembus berbagai prasangka buruk mengenai siapakah pihak yang melakukan teror tersebut. Ada yang menuding Islam, ada yang menuding lawan politik SBY dalam Pilpres 2009, ada pula yang menuding pihak Malaysia berada di balik peristiwa teror tersebut.

Mereka yang menuding Malaysia itu beralasan bahwa pihak Malaysia diuntungkan oleh kasus ini. Salah satu “bukti” nyata adalah batalnya Manchester United bermain di Indonesia pada 20 Juli 2009, tetapi bermain lagi di Malaysia. Juga dipakai alasan ialah bahwa tokoh utama yang meneror Indonesia, yaitu Dr Azahari (kini sudah meninggal dunia) dan Noordin M Top (kini masih buron), keduanya merupakan warga negara Malaysia.

Namun sebagaimana prasangka buruk orang awam pada umumnya, dugaan mereka sangat lemah dan tidak didukung dengan bukti yang kuat. Memang, pihak Malaysia “diuntungkan” oleh kasus ini, tetapi “keuntungannya” relatif sedikit. Yang lebih “diuntungkan” ialah orang Indonesia sendiri, yaitu orang-orang media massa (termasuk kita para bloger), sejumlah tokoh Indonesia yang dijadikan narasumber, sejumlah orang Indonesia yang mencari popularitas terkait peristiwa tersebut, bahkan juga kalangan medis dan militer Indonesia. Malah kaum minoritas nonmuslim juga ikut “diuntungkan” karena dalam kasus ini, nama baik “Islam” tercemar lagi. Nah! Apakah semua orang yang “diuntungkan” ini merupakan orang-orang yang mendukung atau bahkan menjadi pihak yang melakukan teror bom tersebut?

Alasan kewarganegaraan juga sulit diterima. Meskipun kedua tokoh yang dianggap teroris tersebut warga negara Malaysia, keduanya menjadi buron pula di Malaysia. Lagipula, para teroris itu terdiri dari warga-warga berbagai negara, termasuk Indonesia. Apakah Pemerintah Indonesia tergolong teroris yang meneror rakyatnya?

Qul khayran aw liyasmut. Katakanlah yang baik-baik atau [lebih baik] diam! Sesungguhnya sebagian [besar] dari prasangka itu dosa….