Islam

Hai orang-orang yang beriman, … itulah orang yang zalim!

Posted on Updated on

renungan | ajaran diin islam | agama iman takwa | ciri-ciri orang yang zalim

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain! Bisa jadi, mereka (yang diolok-olok) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok). Dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain. Bisa jadi, wanita (yang diolok-olok) lebih baik daripada wanita (yang mengolok-olok). Dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri. Dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman. Dan barangsiapa yang tidak bertaubat [dari kesalahan-kesalahan seperti ini], maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS al-Hujuraat [49]: 11)

Berikut ini adalah beberapa komentar olok-olok yang baru saja aku jumpai saat blogwalking. Aku khawatir, orang-orang mukmin yang menyampaikan olok-olok berikut ini tergolong zalim, lebih zalim daripada yang diolok-olok.

Baca entri selengkapnya »

Aneh! Ngakunya muslim, tapi tidak beriman kepada Al-Qur’an!

Posted on Updated on

Benarkah kita beriman kepada Al-Qur’an dan bukan kepada terjemah/tafsirnya? Ini saja pertanyaanku. Berdasarkan saran mas agor, kata-kataku di bawah ini kucabut dan mohon dianggap tidak ada!

Baca entri selengkapnya »

Marilah kita berserah-diri setotal-totalnya kepada Tuhan!

Posted on Updated on

[Perhatian: Artikel ini perlu dibaca dengan hati-hati. Pahami konteksnya dan jangan memahaminya secara sepotong-sepotong!] Sewaktu aku membuka diri terhadap kemungkinan murtad, banyak orang yang salah paham. Mereka menyangka bahwa aku meragukan kebenaran agama Islam. Padahal, saat membuka diri itu, aku hanya berusaha untuk berserah-diri kepada Tuhan setotal-totalnya tanpa memikirkan benar-sesatnya Islam. Aku memohon kepada-Nya untuk diberi petunjuk tentang manakah agama yang benar untuk diriku. Apa pun petunjuk-Nya, aku bersedia menerimanya. Bahkan bila petunjuk-Nya itu mengarahkan diriku untuk murtad keluar dari Islam, aku pun akan menerimanya. Ini bukan karena aku meragukan kebenaran Islam, melainkan karena aku mau berserah-diri setotal-totalnya kepada Sang Mahatahu. (Aku jadi ingat pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam berserah diri setotal-totalnya. Rasa-rasanya pengorbananku belum sebanding dengan mereka.)

Aku yakin bahwa Dia pasti akan memberiku petunjuk tentang manakah agama yang benar untukku. Mengapa aku yakin begitu? Karena aku yakin bahwa doa yang sungguh-sungguh pasti dikabulkan Tuhan. Dan untuk menunjukkan kesungguhanku kepada Tuhan, aku membuka diri selebar-lebarnya. Dan untuk menunjukkan kesungguhanku pula, secara terbuka aku mempertanyakan (bukan meragukan): Sesatkah agama Islam? Perlukah aku murtad?

Baca entri selengkapnya »

Inilah PENGGANTI ISLAM sebagai Agama Menurut Al-Qur’an!

Posted on Updated on

Karena kecewa menyaksikan orang-orang muslim yang menurutku kurang islami, aku mempertanyakan “Manakah Islam yang sebenarnya?” Dari sini, kemudian tiba-tiba aku mempertanyakan: “Apakah Islam agama sesat? Perlukah aku murtad?” Lalu terhadap pertanyaan ini, aku diberi saran yang sama oleh pihak yang hendak mencegahku murtad dan pihak yang berusaha membuatku murtad. (Lihat artikel ‘Aneh! Aku Diminta “Kembali ke Alquran” Supaya Murtad!‘)

Dini hari tadi, ketika aku merenung dalam rangka mengikuti saran mereka tersebut, aku merasa mendapat ilham dari Tuhan karena mendapat jawaban yang baru. Dengan kembali ke Al-Qur’an dan Al-Hadits, kutemukan agama pengganti Islam. Kini, sudah kutemukan tiga nama yang lebih baik dan lebih sempurna daripada Islam sebagai agama. Tiga nama itulah yang kini sedang kupertimbangkan sebagai nama agamaku yang baru. Dapatkah kau menebaknya?

Kurasa tidak. Aku sendiri sebelumnya tak menduganya, apalagi orang lain, bukan?

Dari perenungan kembali ke Alquran dan Alhadits itu, aku menjumpai 10 kenyataan sebagai berikut:
Baca entri selengkapnya »

Inilah Agama Yang Pasti Benar

Posted on Updated on

Manakah agama yang pasti benar? Dengan kata lain, berdasarkan kriteria agama yang benar, manakah agama yang mendorongku untuk senantiasa bersungguh-sungguh mencari kebenaran? Apakah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Kong Hu Chu, Yahudi, Humanisme, Agnotisisme, Universalisme Tauhid, atau apa?

Untuk lebih memahami jawabanku, engkau perlu menyimak lebih dahulu artikelku terdahulu, “Akhirnya, kutemukan agama yang pasti benar“. Kalau sudah, baiklah. Berikut ini jawabanku terhadap pertanyaan tadi.

Baca entri selengkapnya »

Waspada! Situs inilah.com mendukung blog peleceh Allah & Nabi Muhammad?

Posted on Updated on

Update pk. 23.46: Alhamdulillaah… artikel-artikel di inilah.com yang kami permasalahkan di sini ternyata kini sudah dihapus (dan semoga tidak muncul lagi). Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih kepada inilah.com yang bersedia memperhatikan aspirasi dan perasaan kita umat Islam.

Update sebelumnya, pk. 22.42: Setelah postingan ini ditayangkan dan sesudah aku kirim email kepada redaksi inilah.com mengenai masalah ini, pihak inilah.com menayangkan artikel baru yang tidak lagi menyudutkan islam walaupun artikel lama yang menyudutkan islam belum dihapus. Artikel-artikel baru yang relevan itu diantaranya berjudul “MUI: Pemerintah Wajib Proaktif” dan “FUI: Tanggung Jawab Tifatul!”

–Naskah semula:

Heboh kemunculan blog peleceh Allah & Nabi Muhammad belum reda, kini malah muncul tayangan lain yang mungkin justru lebih memanaskan suasana. Tayangan lain yang aku maksudkan ini adalah beberapa artikel yang baru saja nongol di situs inilah.com. Situs tersebut tampaknya berat sebelah, dengan Islam sebagai pihak yang dizalimi. Dalam artikelnya, situs inilah.com hanya menunjukkan adanya reaksi negatif berupa cacian (dari sejumlah muslim yang marah ketika mengunjungi blog peleceh itu). Situs tersebut tidak melaporkan adanya reaksi netral (atau bahkan positif) sebagaimana dalam komentar-komentar terhadap postingan “Allah & Nabi Muhammad Dilecehkan di WordPress, Jangan Diam!” atau postingan serupa lainnya yang banyak tersebar di wordpress.com.

Selain itu, situs tersebut juga menyampaikan laporan keliru bahwa “sepertinya belum ada yang melaporkan ke pihak wordpress untuk memblokirnya”. Padahal, sebagaimana tercatat dalam statistik blogku disamping yang terrcatat di tempat lain, yang menyampaikan laporan untuk memblokir blog peleceh itu sudah mencapai ribuan orang (walau belum ditanggapi oleh pihak wordpress.com).

Berikut ini aku kutipkan artikel inilah.com yang berat sebelah dan keliru itu.

Blog Anti-Islam Muncul!
10/01/2010 – 12:21
Irvan Ali Fauzi

INILAH.COM, Jakarta – Sebuah blog yang menghujat Islam mencuat. Semua tulisan dalam blog tersebut secara eksplisit ditujukan untuk menyerang ajaran Islam, yang disebarkan oleh Nabi Muhammad.

Blog itu bernama Berita Muslim Sahih dengan alamat http://www.beritamuslim.wordpress.com. Sepertinya blog itu dibuat sejak April 2008, terlihat dari tulisan yang pertama kali dipublikasikannya.

Penulis blog yang tidak dijelaskan identitasnya, dengan tegas menjabarkan bahwa blog tersebut dibuat dengan tujuan untuk memurtadkan para penganut Islam. Menurutnya, Nabi Muhammad, sebagai nabi Islam, adalah sosok yang sangat tidak pantas ditiru.

Blog yang mencatut organisasi Faith Freedom sebagai sponsor ini, dengan tegas menganjurkan untuk meninggalkan ajaran Islam, membuang Al-Quran, dan memulai hidup dengan penuh kasih dan damai.

Blog yang ramai dikunjungi itu, sepertinya belum ada yang melaporkan ke pihak wordpress untuk memblokirnya. Dalam kotak komentarnya banyak pembaca blog ini yang bereaksi negatif terhadap isi tulisannya, dengan cacian. [bar]

Kemudian situs inilah.com justru ikut menyebarkan isi blog peleceh itu. Buktinya, situs tersebut menayangkan laporan “Inilah Isi Blog Anti-Islam (1)” pada 10/01/2010 – 13:15 dan seterusnya. (Aku tidak mengutipnya di sini karena tidak mau ikut menyebarkan pesan-pesan anti-Islam.) Anehnya, situs inilah.com malah tidak melaporkan adanya pelecehan terhadap Allah & Nabi Muhammad yang muncul dalam artikel “terbaru” (berupa karikatur) di blog peleceh itu. Kita jadi bertanya-tanya: Apakah situs inilah.com mendukung blog peleceh Allah & Nabi Muhammad? Apa pun jawabannya, kita umat Islam harus waspada!

Allah & Nabi Muhammad dilecehkan di WordPress, jangan diam!

Posted on Updated on

Tadi pagi saat masuk ke dasborku di wordpress.com, aku menjumpai sebuah blog “muslim” bertengger di daftar “Blog WordPress.com Nge-Top hari ini”. Seketika aku mengucap “alhamdulillaah …” Saat itu aku merasa bersyukur karena ada blog “islami” yang ngetop di papan atas. Tapi rupanya aku keliru. Barusan, seorang sahabat memberi tahu bahwa blog tersebut bukan blog muslim. Bahkan, blog itu melecehkan Allah, Nabi Muhammad, dan segala yang berbau Islam. Astaghfirullaah….

Akankah kita tinggal diam saja menyaksikan Tuhan dan Nabi kita dilecehkan secara terbuka? Jangan! Mari kita bergerak melawannya. Kita bisa melawannya, antara lain dengan beramai-ramai melaporkan blog tersebut sebagai spam. (Laporan ini akan lebih efektif bila orang yang melaporkan ini ada banyak.)

Caranya: Klik http://en.wordpress.com/report-spam/?url=beritamuslim.wordpress.com. Pada kotak “Why”, tuliskan alasan pelaporan kita. Misalnya: “This beritamuslim blog is named in a manner that misleads its readers into thinking that the owner is a Muslim. Whereas in fact, this blog insults muslims along with their properties.”

Rezim SBY menyembah Dajjal?

Posted on

Pagi ini, aku merasa agak miris menyimak “konspirasi” di eramuslim.com berjudul “JIL di Perguruan Tinggi Islam”. Di situ, sang penulis dengan sengit mengecam rezim penguasa di Indonesia saat ini (SBY) dan para pendukungnya. Secara tersirat, dikatakan bahwa pemerintah RI saat ini tergolong menyembah dajjal (lucifer). Setujukah dirimu dengan pernyataan tersebut?

Berikut ini aku kutipkan dua paragraf yang secara tersirat menyatakan hal itu:

Sebenarnya, infiltrasi paham liberal tidak saja menyerang lembaga-lembaga pendidikan, tapi menyerang semua sisi kehidupan umat Islam, termasuk bidang ekonomi, politik, budaya, dan lainnya. Jika di bidang pendidikan (dan pemikiran) mereka disebut JIL, maka di bidang ekonomi-politik mereka disebut sebagai Neolib (Neo-Liberal). JIL maupun NeoLib sesungguhnya sama saja tujuannya, yakni menciptakan The New World Order, satu tatanan dunia baru di mana pluralisme menjadi agama universal. Semua agama langit dihancurkan dan diganti dengan Pluralisme. Kreator dari semua ini adalah satu kelompok elit dunia, sering disebut para Globalis, yang berada di balik paham Zionisme. Mereka kaum Yahudi Kabbalis semuanya. Kabbalis adalah orang-orang yang menyembah Lucifer (Dajjal) sebagai tuhannya.

Sebab itu, JIL dan NeoLib disebut-sebut sebagai pelayan dari Dajjal. Ini bukan tudingan, tapi fakta. Sayangnya, sejak tahun 1967 hingga detik ini Indonesia masih saja dikuasai kaum liberal. Rezim yang berkuasa sekarang ini pun jelas-jelas NeoLib. Jika ada orang yang mengatakan jika rezim penguasa sekarang di Indonesia ini bukan NeoLib maka itu BOHONG BESAR. Fakta-fakta sudah amat sangat banyak berbicara dengan sangat jelas. Sebab itu, disadari atau tidak, semua pendukung rezim NeoLib ini sebenarnya juga mendukung kepentingan Dajjal di Indonesia. Jika semua sudah terlambat, maka bertobatlah secepatnya.

Kembali ke Islam Setelah 11 September

Posted on

Potret kehidupan pemuda muslim keturunan di Belanda secara umum tidak jauh berbeda dengan pemuda asli setempat. Islam KTP, menurut lidah Indonesia. Muslim tapi tidak salat, malah mengerjakan semua yang dilarang Tuhan. Peristiwa 11/9 membalikkan keadaan.

Peristiwa 11/9 selain mendorong pemuda-pemudi bule penasaran untuk mempelajari islam dan akhirnya mengimaninya, juga menggugah kesadaran pemuda-pemudi muslim keturunan kembali ke agama mereka.

Tekanan-tekanan pasca 11/9, yang menempatkan seolah-olah semua muslim teroris atau berpotensi menjadi teroris, bukannya menjauhkan mereka dari islam, justru sebaliknya memicu mereka untuk mendalami islam.

Mereka yang semula rata-rata hanya menerima islam dari orangtua berdasarkan kultur kebiasaan, kini menjadi tekun mengaji Quran, mengunjungi majelis-majelis taklim, dan mengikuti sunnah Nabi. Jadilah mereka yang pria memelihara jenggot, dan wanitanya rapat berjilbab, salat tak pernah bolong, dst.

Simak pengakuan Said, account manager, dalam programa televisi Tegenlicht, VPRO. “Titik balik pemuda keturunan tekun mendalami sumber ajaran Islam adalah setelah terus-menerus disudutkan pasca peristiwa 11/9. Hai, bagaimana itu dengan agamamu? Inikah agamamu? Apakah dibolehkan membunuh orang-orang tak bersalah? Dst.”

“Saya hanya bisa bungkam. Saya harus bilang apa? Maksud saya, citra yang dominan saat itu:  inilah islam, para penyebabnya muslim. Karena kamu mengaku muslim, maka kamu setidaknya sama atau kamu akan menjadi seperti para pelaku itu. Bagi saya itu menjadi trigger untuk mengatakan pada diri saya sendiri: kamu harus mendalami agamamu sendiri.”  

Umair, mahasiswa managemen hotel. “Sama. Pada saya semua juga bermula dari peristiwa 11/9. Setiap orang saat itu berpikir apa selanjutnya yang akan dilakukan oleh muslim?”

“Saya saat itu tidak mengenal islam meskipun saya muslim. Saya selanjutnya terus mencari dan salah satu yang membuat saya berubah adalah ceramahnya Abdul Djabbar van de Ven (pendakwah muda asli Belanda, red). Ceramahnya itu mengenai ampunan. Ada sesuatu merasuk ke dalam diri saya yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Sejak saat itu saya tidak pernah meninggalkan salat.”

Yassine, mahasiswa ilmu bisnis menjelaskan bahwa perbedaan besar antara generasi tua dengan muda adalah dalam hal menambah ilmu. Orangtua umumnya hanya mengikuti kultur kebiasaan. Ok, kamu harus salat. Jangan tanya mengapa, kerjakan.
detik.com

Islam di Belanda Meluas di Kalangan Bule Muda

Posted on Updated on

Terutama setelah peristiwa 11/9 terjadi perkembangan di luar ahli sosial politik militer mana pun. Banyak pemuda-pemudi Belanda mendalami islam lalu pindah ke agama ini.

Pemuda-pemudi muslim keturunan non bule, yang sebelumnya hidup menurut kebudayaan setempat, juga menjadi merenung mengenai identitas mereka, kembali ke sumber asal ajaran islam dan praktik hidup Nabi sebagai pedoman hidup mereka.

Tekanan dan pelecehan terhadap agama islam dan pemeluknya meningkat hebat di Belanda pasca 11/9, namun efek yang terjadi justru sebaliknya: islam bukannya ditinggalkan orang, melainkan popularitasnya malah semakin meningkat, menarik perhatian pemuda-pemudi setempat.

Programa televisi Tegenlicht, VPRO (30/3//2009) menurunkan laporan bagaimana pemuda-pemudi bule Belanda menemukan kebenaran baru dalam islam. Perempuan-perempuannya menutup rapat-rapat aurat mereka dengan jilbab dan abaya, sebagian ada yang melengkapi dengan cadar, mencontoh istri Nabi. Memeluk islam dan mengikuti jalan islam murni, islam kafah alias islam seutuhnya.

Jangan salah. Mereka bukan bukan masuk islam sekadar ikut karena faktor perkawinan atau orang tua uzur yang mendekati ajal, melainkan mahasiswa muda cerdas dan atas kesadaran sendiri. Sebagian adalah mahasiswa fakultas hukum, mahasiswa pedagogi sosial, bahkan ada yang baru lulus menjadi dokter.

Karena mempraktikkan islam murni hingga cara berpakaian berjilbab rapat dan memelihara jenggot, mereka dipandang radikal, fundamentalis, tetapi pegangan terhadap iman baru itu tak tergoyahkan. Salah satu di antara mereka, Abdul-Jabbar van de Ven bahkan menjadi juru dakwah yang tidak kenal lelah menyebarluaskan islam di Belanda.

detik.com