istikharah

Dapatkah mengembalikan rasa cintanya dengan shalat tahajud?

Posted on Updated on

Pak ustadz yang baik, Saya seperti mimpi dengan kejadian yang telah menimpa saya, ini semua kesalahan yang tidak saya sengaja. ketika itu setelah selesai orang tua saya dengan orang tuanya saling berkenalan, keesokannya kami berdua jalan-jalan, di dalam mobil kami ngobrol dan tiba2 terjadi perdebatan dan mulai adu mulut tanpa saya sadari saya EMOSI saya meledak dan saya melempar barang di hadapannya,dan akhirnya saya minta maaf saya khilaf karan pada saat itu pikiran saya lagi bingung dgn status pasangan saya yang duda tapi belum saya katakan pada orang tua saya (pada saat itu)

Kejadian di mobil itu pangkal permasalhan pasangan saya, dan tadi malam dia baru berterus terang kepada saya kalau selama setahun ini perasaan dia hambar kepada saya karna saya telah membetaknya secara emosional waktu di dalam mobil,sebenarnya pada saat kejadian itu dia langsung hilang perasaannya kepada saya dia sudah berusaha menbangun dengan terus datang kerumah saya pokoknya terus komunikasi tapi tetap dia tdk bisa mengembalikan persaannya yang dulu lagi,dia bilang sifat dia yang seperti ini sebenarnya menjadi momok buat dia, dia minta bantuan saya untuk berobat ke psikiater, dia tau saya khilaf dan dia sudah memaafkan, tapi yang dia bingung kenapa kok sifat ” yang langsung hilang perasaannya” tidak bisa hilang semenjak dia smp, jadi kalau pacaran lantas dia di bentak secara emosi rasa cintanya langsung hilang, sewaktu dia menikah sebernarnya istrinya seperti iti tetapi karana sudah menikah jadi dia berusaha untuk mempertahankan sampai istrinya tutup usia.

Dia minta bantuan saya untuk ke psikologi karana dia ingin tau kenapa hanya dengan masalh sepele seperti itu persaannya bisa langsung hilang, dia sedang berjuang untuk melawan ini semua, karana bukan dengan saya pun takutnya seperti ini lagi. Saya senang dia punya itikad baik untuk mengakui kelemahannya,tapi di lain sisi jiwa saya terguncang karna seperti di bohongi, dan dia tau itu.

Dia akan segera ke psikolog, karana dia tau ini penyakit lamanya dan dia minta bantuan saya, lantas saya tanya kenapa dulu bisa menikah padahal kejadian seperti itu pernah terjadi? dia bilang wkt pacaran dia singkat sehinnga dia mengalami hal itu wkt sudah berumah tangga jadi dia berusaha untuk selalu menjaganya sampai akhirnya maut memisahkan.

Pak ustadz waktu saya pertama kali bertemu dengannya saya juga tidak mencintainya,tetapi dengan seiringnya waktu saya mulai mencintainya sampai detik ini perasaan ini terus berkembang, saya mulai bisa menerima segala kekurangannya,saya sedih usia saya sudah 34 tahun kenapa ALLah masih juga belum berkenan memberikan saya pasangan,pastinya saya sudah berdoa setiap saya putus denagn pacar, saya selalu berdoa untuk minta yang terbaik sampai akhirnya saya bertemu dangan mas P (inisial nama kekasih saya yang sekarang) saya bahagia sekali kami cocok secara pandangan, hanya kesalahan itu saja yang saya tidak di sengaja dan tidak pernah terulang lagi, ternyata sudah menghancurkarkan semua harapan saya.

Kenapa Pak ustadz ALLAH seperti itu kepada saya? saya pikir mas P adalah jawaban dari semua doa2 saya siang dan malam, di waktu sholat hajat dan sholat 5 waktu,kenapa jodoh saya jauh sekali ..? bisakah dengan TAHAJUD ALLAH MENGEMBALIKAN HATINYA DAN MENYEMBUHKAN SEMUA KELEMAHANNYA? DZKIR APA YANG HARUS SAYA BACA UNTUK MENGEMBALIKAN RASA CINTANYA KEPADA SAYA, saya senang dia mau berusaha terus datang tidak pernah absent karna dia sungguh ingin membangun rasa yang dulu lagi.

Apa ini jawaban dari ALLAH dari dari semua doa2 saya? atau ini ujian dari ALLAH untuk menguji kesabran saya untuk menolong dia?
Tolong pak saya minta doa dan dzikir yang tepat untuk masalah ini. Boleh kah saya sholat HAJAT lagi untuk minta jodoh walaupun saya masih mencintainya, dan boleh kah pak kalau dalam SHOLAT HAJAT saya sekalian meminta kesembuhan untuk mas P (2 permintaan dalam sholat hajat) dan masih bolehkah saya sholat ISTIQARAH lagi untu meminta petunjuk untuk masalah ini.

Terima kasih

Tanggapan M Shodiq Mustika: Baca entri selengkapnya »

Takwil Mimpi Yang Tak Seindah Impian

Posted on Updated on

saya tika usia saya 20 tahun sekarang ini saya sedang menjalani taaruf dengan seorang ustad dan niat kami ingin menikah pada tahun ini namun halangan yang kami hadapi banyak sekali dulu sebenarnya dya ingin melamar saya pada tahun kemarin namun orangtua saya bilang kalau dia suruh menunggu dulu sampai aku lulus kuliah timbullah rasa kekecewaan pd dirinya oleh karena itu kami memutuskan untuk menjalani hubungan kami kembali dan tetap berusaha setahun telah kami lewati dan sekarang ini aku sudah lulus kuliah tinggal buat skripsi timbulah semangat dari diri kami dan kami meminta restu dari orang tuaku dan merekapun merestui aku untuk menikah pada tahun ini karena aku sudah memenuhi permintaan mereka untuk lulus kuliah pada tahun ini namun ketika kami meminta restu dari orang tuanya aku seperti disambar petir ternyata mereka tidak merestui kami karena sakit hati mereka pada tahun lalu ingin melamarku namun ditunda oleh orang tuaku entah apa yang bisa aku lakukan sekarang karena halangan kami dari dulu adalah orang tua tidak mungkin kami menantang orang tua karena ridho allah ada pada ridho orangtua lalu kami memutuskan untuk berpasrah dan minta petunjuk pada allah untuk melakukan shlt istikharah betapa terkejutnya aku pada saat mendengar mimpi dya bahwa kami bertemu didalam mimpi lalu menghilang begitu saja dan dyapun mempertanyakan mimpi itu pada gurunya dan gurunya menjawab bahwa kami tidak berjodoh dan gurunya pun menyuruh dya untuk menjauhi dan jaga jarak dariku pada saat itu hatiku hancur,kecewa,dan sempat aku putus asa karena saat ini dya mulai menjauhi aku dan tak pernah memberi kabarpun padaku dan saat aku melaksanakan istikharah aku belum mendapat mimpi apapun namun jauh di lubuk hati ku aku masih yakin dan sangat yakin bahwa dya adalah jodohku yang menjadi pertanyaan ku sekarang adalah:
1. apakah tafsir mimpi yang diungkapkan oleh gurunya adalah benar?
2. apakah benar mimpi itu petunjuk dari allah?
3. apa yang harus aku lakukan sekarang ini sedangkan aku masih sangat
mencintainya bahkan aku takan bisa hidup tanpa dia?
4. apakah cinta,harapan,impian dan angan-anganku cukup sampai disini
sedangkan perjuangan yang aku tempuh denganya tinggal 1 kali
melangkah lagi?
5. cara ampuh apa yang paling cepat mengobati hati aku apabila suatu
saat adalah benar dya bukan jodohku agar aku bisa menerima semua
kenyataan ini?

Jawaban M Shodiq Mustika: Baca entri selengkapnya »

Kesalahan Istikharah SBY dalam Memilih Cawapres Boediono

Posted on Updated on

Baru-baru ini aku membaca gugatan dua orang blogger mengenai istikharahnya SBY dalam memilih cawapres Boediono. Blogger pertama (nirwansyahputra) langsung menegur, “SBY, Jangan Main-main dengan Istikharah!” Blogger kedua (nusantaraku) mempertanyakan, “Dan apakah sosok ekonom seperti Boediono memang merupakan pilihan Tuhan untuk memimpin negeri ini? Apakah Tuhan memang memilih sosok ekonom yang enggan membantu rakyat kecil disisi lain senang membantu pengusaha kaya? Atau sebaliknya, “istikharah” hanyalah kedok politik atas nama Agama?

Kedua blogger tersebut menggunakan sudut pandang logika dalam analisis mereka. Di sini, aku hendak menggunakan sudut pandang agama Islam. Kebetulan, masalah istikharah bukanlah perkara yang asing bagiku. (Selama ini, ada dua buku karyaku mengenai istikharah, yaitu Rahasia Sholat Istikharah dan Istikharah Cinta.)

Pertanyaan yang hendak kujawab dalam postingan ini adalah: Apakah dalam memilih Boediono sebagai cawapres, SBY sudah melakukan istikharah sesuai dengan ajaran agama Islam? Kalau belum sesuai, di manakah letak kesalahannya atau kekurangsempurnaannya? Baca entri selengkapnya »

Konsultasi: Lantaran perbedaan, haruskah mengakhiri hubungan?

Posted on Updated on

ini pertama kali saya melihat situs yang benar2 bisa menggetarkan hati saya, krn ketika saya sedang bingung tentang masalah cinta, situs ini bisa menunjukan jalan keluar dari kebingungan saya, tapi saya masih punya satu masalah cinta yang saya harap abi bisa memberikan jalan keluarnya.
saya adalah akhwat berumur 26 thn yang lumayan aktif mengikuti pengajian dan kegiatan2 dakwah, saya sudah bekerja, dan alhamdulillah memiliki banyak teman yang baik di sekitar saya.
di tempat kerja saya sekarang saya dikenalkan dengan seorang ikhwan yang katanya menaksir saya, dan ternyata ikhwan tsb lumayan menarik bagi saya.
sekarang kami berdua dekat sekali, jarang jalan berdua tapi sering sms-an dari bangun tidur hingga akan tidur lagi (alhamdulillah isi sms-nya masih tdk keluar dari batas2 kesopanan), walaupun kami tidak selalu setuju akan hal yang sama tapi kedekatan kami berdua bisa dibilang “seperti” sedang pacaran.
kami pernah membicarakan tentang pernikahan, karena kami berdua mengerti bahwa apa yang kami lakukan ini bisa menjrumuskan kami ke dalam zina,tapi pembicaraan ini belum membuahkan hasil, karena kami memiliki perbedaan2 yang signifikan.
salah satunya seperti yang di sebutkan dalam artikel abi yang menjabarkan kriteria siap menikah.
di situ disebutkan bahwa pria harus lebih tua dari wanita, sedangkan ikhwan yang dekat dengan saya ini lebih muda 4 thn dari saya, selain itu ikhwan ini aktifis di aliran islam yang berbeda dengan saya.
makanya walaupun dekat tapi sepertinya untuk menikah kami berdua masih ragu2 karena perbedaan2 itu & untuk mengakhiri hubungan kami ini sepertinya amat tidak mungkin untuk kami berdua.
tolong berikanlah pandangan abi untuk masalah saya ini.
untuk perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

Tanggapan M Shodiq Mustika: Baca entri selengkapnya »

Teks & Terjemah Doa Istikharah

Posted on Updated on

Teks doa istikharah:

teks arab doa istikharah 1
Allaahumma, innii astakhiiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka biqudratik.

teks arab doa istikharah 2
Wa as-aluka min fadhlikal ‘azhiimi, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyuub.

teks arab doa istikharah 3
Allaahumma, in kunta ta’lamu anna haadzal amra khairul lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, faqdurhu lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiih.

teks arab doa istikharah 4
Wa in kunta ta’lamu anna haadzal amra syarrul lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, fashrifhu ‘annii, washrifnii ‘anhu, waqdur liyal khaira haitsu kaana, tsumma radhdhinnii bih.

Terjemah doa istikharah:

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan [yang tepat] kepada Engkau dengan ilmu [yang ada pada]-Mu, dan aku memohon kekuasaan-Mu [untuk menyelesaikan urusanku] dengan kodrat-Mu.

Dan aku memohon kepada-Mu sebagian karunia-Mu yang agung, karena sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedangkan aku tidak berkuasa, dan Engkau Mahatahu sedangkan aku tidak tahu, dan Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib.

Ya Allah, sekiranya Engkau tahu bahwa urusan ini lebih baik untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih baik pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka takdirkanlah dan mudahkanlah urusan ini bagiku, kemudian berkahilah aku dalam urusan ini.

Dan sekiranya Engkau tahu bahwa urusan ini lebih buruk untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih buruk pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka jauhkanlah urusan ini dariku, dan jauhkanlah aku dari urusan ini, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun, kemudian jadikanlah aku ridha menerimanya.

Petunjuk aneh bin ajaib itu dari Tuhankah?

Posted on Updated on

saya ingin berbagi cerita dengan bapak tentang pengalaman yang pernah saya alami sekitar setahun yang lalu, sampai sekarang. saya ingin sekali bapak dapat sedikit membantu saya, paling tidak membantu meyakinkan saya,jika apa yang saya alami ini memang merupakan anugrah [petunjuk] dari Tuhan, karena saya sendiri sebenarnya jadi bingung dengan apa yang saya alami ini pak.. awalnya, saya dulu suka sekali puasa senin kemis, memang awalnya niat saya supaya Allah SWT segera mempertemukan saya dengan jodoh saya. saya mulai sering shalat tahajud dan sempat shalat istikharah, saya memohon sama Allah untuk sekedar memberi petunjuk siapa jodoh saya kelak, baik itu orang baru ataupun orang2 dari masa lalu saya, saya pasrah.selang beberapa hari, tepatnya istiqaroh yang ke 2, saya bermimpi bertemu dengan seseorang yang jelas sekali wajahnya, dan saya kenal dia.

sebenarnya agak sulit untuk saya ceritakan pengalaman saya ini,saya juga sempat menyembunyikan dan merahasiakan ini semua bahkan dengan orang tua dan orang2 terdekat saya, saya bisa bayangkan apa reaksi mereka jika mereka tau.sebenarnya orang yang ada di mimpi saya itu, adalah seseorang yang tidak saya sangka2, dan memang tidak mungkin untuk saya percaya, kalau itu mungkin memang petunjuk dari-Nya.

awalnya saya sama sekali tidak menggubris mimpi saya itu, saya teruskan shalat tahajut saya, saya semakin ingin mendekatkan diri pada-Nya, tapi apa yang saya dapat, petunjuk itu semakin jelas, orang itu semakin sering datang dalam mimpi saya, dan disetiap mimipi saya itu keadaanya seperti nyata sekali, bahkan sampai saat saya bangunpun saya masih bisa merasakannya.

dia artis pak, dan asal bapak tau, SAYA BUKAN FANSNYA…!!, karena saya memang tipe orang yang paling tidak suka mengidolakan artis seperti yang lainnya, mereka begitu mengidolakan artisnya, sampai2 mereka rela melakukan apasaja untuk sekedar menarik perhatian sang artis, padahal paling2 sang artis cuma mentok2nya melemparkan senyum kecut dengan mereka, itupun kalau dilihat..???!!!makanya saya bilang ini benar2 tidak masuk akal saya, saya jarang mengikuti cerita2nya di TV, bahkan awalnya waktu saya bermimipi dia, saya belum tau persis kalau dia artis, semakin kesini kebetulan pamornya di TV semakin menjulang, otomatis dia sering muncul di TV, dan banyak sekali sinetron yang dia bintangi, saya baru tau kalau dia artis.

saya semakin meragukan petunjuk itu, sampai akhirnya saya beranikan diri minta sama Allah, agar memberikan petunjuk yang lebih nyata ( maksudnya, bisa saya lihat di dunia nyata), mungkin ini dosa besar, tapi saya hanya ingin yakin tentang kebenaran petunjuk yang saya dapatkan, dan saya ingin kebenaran, dan keyakinan itu memang datang insyaallah memang dari-Nya.pernah saya minta, ketika saya bertanya pada-NYa, saya ingin jika memang jawabanya “iya”, tolong jawab dengan kilatan petirMu.waktu itu saya tanya,”apakah memang benar dia jodoh saya ya…Allah..???PETIR LANGSUNG TERLIHAT….!!!!, dan memang petir itu tidak diikuti dengan suara.(hanya cahaya)saya belum cukup puas, dan saya bertanya lagi,”ya….Allah…. jika memang semua petunjukmu itu benar, haruskah saya meyakini dan mempercayainya..yakinkan aku ya..Allah…”SEKALI LAGI…PETIR ITU DATANG LAGI…!!!, bahkan sebelum saya selesai mengucapkan kata2 yang terakhir, dan frekwensinya lebih lama.

tidak hanya berhenti di situ pak, buanyaaaaakkkkk…. sekali petunjuk yang jelas yang saya dapatkan,dan saya dapatkan jawaban “ya”-Nya lagi lewat warna baju yang dia pakai saat dia ber-acting di sinetronya, sama persis seperti yang saya minta.saya bisa tau sebelum kejadian yang terjadi di dunia nyata semua tentang dia, misalnya sebelum satu peristiwa yang akhirnya muncul di infotainmet, hari sebelumnya pasti saya mimpi bertemu dengannya dan membahas tentang masalah itu dengannya, dan besoknya, kejadian yang diberitakan sama persis seperti yang saya alami di dalam mimpi.dan banyak lagi hal2 kecil yang berhubungan dengan dia, saya bisa tau…ini semua sempat membuat saya hampir gila pak.

ada satu lagi petunjuk yang bikin saya benar2 gila dengan ini semua,saya pernah benar2 lancang dan berdosa, saya maminta satu petunjuk yang benar2 nantinya bisa jadi bukti dan tidak bisa hilang, saya minta Allah tuliskan inisial namanya di ibujari tangan kanan saya. dan Allah BENAR2 MENGABULKANNYA…!!, inisial itu ada keesokan harinya begitu saya bangun tidur.saya shoookkkk…berat melihat inisial itu.saat itu juga saya langsung sujud… minta ampun dengan keraguan saya selama ini, tapi dilain pihak saya juga tidak bisa yakin 100% karna memang itu begitu sulit untuk diusahakan bahkan dibayangkan sekalipun.tapi memang saya yakin tak ada yang tak mungkin jika memang Dia sudah menghendakinya.

saya bingung harus bagaimana menyikapi semua yang saya alami ini, saya ingin memberitaunya, tapi, saya tidak mau dianggap hanya sekedar fansnya yang tergila2 padanya dan mengarang2 cerita supaya dia iba dengan saya. enggak pak saya tidak mau…!!pernah sya coba beranikan diri tulis surat, kebetulan saya tau alamat e-mailnya kakaknya yang memang kebetulan merangkap managernya. dia sempat memberi respon, hanya lewat mengundang saya masuk dalam alamat online-nya, tapi selebihnya tidak ada. saya memutuskan untuk tidak lagi merengek, dan menceritakan yang selengkapnya. terus terang saya benci melakukannya. ini seperti merobek harga diri saya.saya kira sudah cukup lengkap cerita yang saya ceritakan padanya itu. dan selebihnya saya putuskan pasrahkan saja pada Allah. toh dalam hati saya semua petunjuk yang saya dapat juga bukan main2. setahun penuh saya dapatkan semua petunjuknya itu.

saya mohon bimbingannya pak. apa yang seharusnya saya lakukan?? sekarang saya jadi takut meminta petunjuk lagi, karena buat saya semua sudah cukup jelas, tapi satu sisi kecil di hati masih ada keraguan.yang saya lakukan sekarang mencoba melupakan, dan menjalani apa adanya dan tetap berusaha mendekatkan diri pada-Nya karena saya tak ingin jauh dari-Nya saya tdk tau kalau Allah meninggalkan saya sebenarnya, memang tidak dipungkiri, dia memang sosok orang yang saya cari selama ini, (diluar keartisannya) apa yang harus saya lakukan paling tidak supaya dia tau, ini sulit bagi saya karena dia artis, dia banyak yang mengidolakan, dia mungkin bahkan tidak bisa membedakan mana fans2 atau bukan.hampir semua orang2 dekat saya yang akhirnya saya ceritakan jadi bingung bagaimana harusnya membantu saya.

sebelumya saya mengucapkan terima kasih yang besar, mudah2an bapak bisa membantu saya.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Bagi kebanyakan orang, pengalaman ajaibmu itu mungkin sangat aneh. Namun bagi diriku, peristiwa-peristiwa tersebut tidak terlalu aneh. Sebab, aku sendiri pernah mengalami kejadian-kejadian yang mirip dengan yang kau alami itu. Selain itu, pernah pula aku membaca penjelasan “ilmiah”-nya. Baca entri selengkapnya »

Cukup satu cara saja untuk atasi segala masalah rezeki

Posted on Updated on

Apakah Anda sedang menghadapi masalah memilih karir diantara berbagai alternatif? Sulit mendapatkan pekerjaan yang memenuhi harapan? Sulit meningkatkan karir sesuai dengan cita-cita? Mau memantapkan karir supaya tidak jatuh dari puncak kesuksesan? Mau sukses tidak hanya di dunia, tetapi juga sukses di akhirat?

Tenanglah. Allah Sang Maha Pemberi rezeki telah menyediakan satu cara… ya, SATU cara saja…. yang ampuh untuk mengatasi semua persoalan tersebut. Caranya adalah istikharah.

Mengapa caranya adalah “istikharah”? Sebab, istikharah itu berarti doa memohon kepada Allah agar Dia [1] memilihkan, [2] memudahkan, dan [3] mentakdirkan yang terbaik. Istikharah juga berarti memohon pula agar Dia [4] menjauhkan kita dari apa yang kita inginkan apabila di dalamnya terdapat keburukan. (Lihat Abu Umar Abdullah Al-Hammadi, Misteri Shalat Istikharah (Solo: Pustaka Ar Rayyan, 2006), hlm. 29)

Dengan memilih berdasarkan pilihan Allah, teratasilah masalah memilih karir diantara berbagai alternatif. Bagamanapun, pilihan Allah tentulah yang paling tepat. Sebab, Dia Mahatahu dan Mahabijaksana. Dia takkan memilihkan bagi kita karir yang puncaknya terlalu tinggi bagi kita untuk kita raih. (Lihat QS al-Baqarah [2]: 286.) Dia juga takkan memilihkan bagi kita karir yang puncaknya terlalu rendah bagi kita bila dibandingkan dengan potensi di dalam diri kita. Dalam sebuah ayat mengenai rezeki, ditegaskan bahwa “Allah mengatur segala sesuatu sesuai dengan kadarnya.” (QS ath-Thalaq [65]: 3)

Lalu dengan dimudahkan oleh Allah, kita takkan lagi kesulitan mendapatkan pekerjaan yang memenuhi harapan. Kita juga takkan sulit meningkatkan karir sesuai dengan cita-cita. Sebab, Dia sudah berjanji bahwa bersama kesulitan, selalu ada kemudahan. (Lihat QS Alam Nasyrah [94]: 6-8.) Dan apa pun janji-Nya, Dia pasti menepatinya. (Lihat QS Luqman [31]: 33)

Kemudian apakah kita “tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya” (QS ar-Rum [30]: 37)? Perhatikan, dong! Secara demikian, dengan ditakdirkan oleh Tuhan bahwa kita sukses, maka mantaplah kesuksesan kita. Sebab, tidak ada yang dapat menggoyahkan takdir Allah. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. (Lihat QS ar-Rum [30]: 50.)

Akhirnya, dengan dijauhkan dari apa yang kita inginkan apabila di dalamnya terdapat keburukan, maka kesuksesan kita bukan hanya di dunia, melainkan juga di akhirat. Sebab, kesuksesan kita di dunia akan membuat kita seolah-olah mudah memenuhi berbagai keinginan kita. Namun, keinginan kita tidak selalu baik. Andai kita mengumbar nafsu, mentang-mentang sudah sukses, maka Allah sediakan neraka bagi kita kelak di akhirat. Sebaliknya, bila kita kendalikan nafsu kita, maka surgalah balasannya.

Maka apabila malapetaka yang sangat besar [yaitu kiamat] telah datang, pada hari [ketika] manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya, dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat, maka orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, sesungguhnya nerakalah tempat tinggalnya. Adapun orang-orang yang takut akan kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya. (QS an-Naazi’aat [79]: 34-41)

Terus, apakah doa (istikharah) itu sudah mencukupi? Ya, sudah memadai. Allah sudah berjanji untuk senantiasa mengabulkan doa kita. (Lihat QS al-Mu’min [40]: 60) Tentu saja, doa yang pasti dikabulkan itu adalah doa yang sebenar-benarnya, bukan doa yang asal-asalan.

Bagaimanakah doa (istikharah) yang sebenar-benarnya (atau tidak asal-asalan) itu? Insya’Allah saya akan berusaha menerangkannya di tulisan mendatang.

Mau dilamar pacar, tapi belum siap nikah, gimana?

Posted on Updated on

Saat ini saya menjalin kasih (pacaran) dengan seseorang, sebut saja B. Hubungan kami sudah berjalan kurang lebih 6 bulan. Dan Alhamdulillah perilaku kami tidak menjurus ke hal2 yang negatif (karena kami sering menghabiskan waktu di rumah, dan ada orang tua). Dia merencanakan untuk meng-khitbah saya dalam waktu dekat ini. Saya senang mendengar berita itu, tapi saya takut saya tidak siap. Lagipula saya masih menyimpan cinta untuk seseorang, sebut saja R. Pernah saya berharap R yang datang pertama untuk meng-khitbah saya. Saya juga sudah pernah istikharah, dan yang muncul dalam mimpi saya adalah R. Tapi waktu itu saya memikirkan dia.

Apa yang muncul di mimpi saya itu adalah jodoh saya? Jika iya, apa yang harus saya lakukan, karena saya tidak mau menyakiti H?? Lalu jika H memang benar datang meng-khitbah saya, apa yang sebaiknya saya lakukan?? KArena saya takut tidak siap & takut kalo dia bukan jodoh saya??

Mohon segera diberi solusi yang terbaik buat saya.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca entri selengkapnya »

Menikah tanpa cinta?

Posted on Updated on

pak ustad, hati sy sedang gelisah.Setahun yg lalu, seorang duda cerai mati (sebut A,36 th) meminta sy (30th) kpd orang tua sy.Keluarganya sudah silaturahmi ke rumah dan keluarga sy membalasnya. Tanpa tukar cincin, disepakati tanggal pernikahan Juli 2008.Seiring waktu, ternyata sy tidak mencintai dia.Sedangkan keluarga sgt menyukai dia, dan terkesan memaksa sy.Sy bingung sekali.Haruskah sy menikah dengan orang yg tidak sy cintai?Sy sudah berusaha tp sy tdk bisa membohongi diri sy sendiri, sy mencintai orang lain (sebut B), dan orang ini dari Bali.Agama Hindunya kuat sekali.Dia menolak cinta sy tp dekat dengan sy sebagai sahabat.Krn beda agama, makanya sejak awal sy terima A, padahal sy gak cinta.Tolong pak Ustad, kasih nasihat, sebab, sy terpaksa mengiyakan ajakan menikah Juli 2009, padahal sy tidak yakin 100%.Apakah keluarganya datang silaturahmi berarti sy sudah dipinang meski tanpa tukar cincin? Soalnya sy takut azab Allah, jika sy menolak menikah dg dia.Sy belum melakukan sholat istikharah, seperti yg pernah sy baca di buku Bpk, Istikharah cinta.Trimakasih.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca entri selengkapnya »

Sudah khitbah, mau nikah, terbentur ridha orangtua

Posted on Updated on

Senang sekali rasanya saya menemukan buku Ustadz [Istikharah Cinta] di tengah2 kegalauan saya saat ini. Saya adalah wanita berumur 24 thn. Akhir Desember 2008 kemarin seharusnya saya dijadwalkan aqad nikah dengan pria yang sudah meminang saya 1 tahun yang lalu. Namun tiba-tiba pada awal Desember 2008, rencana aqad tersebut dibatalkan oleh pihak keluarga laki-laki, dengan alasan jauh. (Pria tersebut dari A, dan saya asli B). Tunangan saya pun juga tiba-tiba berhenti berjuang. Tidak berargumen apa-apa atas pembatalan tersebut. Setelah saya telusur kenapa dia tidak berusaha meluruskan tujuan pernikahan, dia berkata bahwa dia sudah terpentok dengan kata-kata ibunya: “Mama tidak ridho dunia ahirat jika kamu menikah dengan xxxxxx.”

Sungguh pernyataan tersebut membuat keluarga saya terkaget-kaget. Karena pada awalnya semua lurus-lurus saja. Saat ini, jujur saja saya masih berharap keadaan pulih kembali, dan pernikahan dapat dijadwalkan kembali. Namun tunangan saya ketakutan. Dia sudah lepas tangan. Jika saya ingin tetap menikah dengan dia, maka saya harus meluluhkan hati ibunya dulu.

Sedangkan sampai saat ini, saya masih terus berusaha komunikasi lewat telepon dengan ibunya. Walaupun kadang-kadang dijawab dengan tidak enak. Saya bingung, sebenarnya apa yang menjadi masalah. Dikatakan sang ibu bahwa biar anaknya nikah dengan wanita sedaerah saja. Apalagi ibu sudah pernah bermimpi bahwa jika saya menikah dengan anak laki-lakinya, kelak akan cerai.

Ustadz, mohon nasehatnya akan hal ini. Saya masih mencintai bekas tunangan saya. Namun saya juga takut mendikte Allah jika saya terus berdoa agar dijodohkan dengan dia. Saya berusaha untuk legowo, namun bayangan pernikahan yang sudah kami rencanakan selama 1 tahun masih sangat membekas. Di satu sisi, saya juga kasihan melihat orang tua saya. Orang tua saya masih beranggapan bahwa tunangan saya masih punya janji untuk menikahi saya, sesuai lamarannya 1 tahun yang lalu.

1) Mohon dijelaskan: Apakah jika tunangan saya ngeyel tetap menikahi saya (sesuai janjinya waktu melamar saya kepada bapak saya), berarti dia anak durhaka? Saat ini dia pun dalam kondisi bingung, siapa yang harus dia pilih.

2) Pembatalan aqad tersebut dilakukan lewat telepon, dan hanya disampaikan kepada saya agar saya meneruskan kepada orang tua. Hal inilah yang membuat orang tua saya meradang, dan menganggap bekas tunangan saya tersebut masih punya janji kepada kami. Apakah hal ini betul begitu, ustadz?

3) Adakah dzikir yang bisa membuat dia dan keluarganya kembali mencintai saya, dan akhirnya pernikahan kami bisa barakah? Terkadang saya takut jika saya terkesan terlalu memaksakan diri dan mendikte Allah, sehingga tidak barokah.

4). Bagaimanakah niat istikharah saya yang paling sesuai? Apakah sesuai kasus 3 di buku istikharah cinta, ustadz, yaitu diantara 2 cinta?

5). Apakah jika saya tetap berjuang agar dia menikahi saya, artinya saya egois? Karena saya tidak memperhatikan perasaan orang tua saya?

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca entri selengkapnya »