perawan

Tips Menjaga Keperawanan (Virginitas)

Posted on

Menjaga keperawanan/keperjakaan itu tidaklah mudah. Apalagi jika menilik pergaulan saat ini yang sudah dipengaruhi budaya kebarat-baratan yang mengarah pada free sex (seks bebas). Bagi orang-orang yang lebih memperturutkan hawa nafsunya, membicarakan pentingnya menjaga keperawanan dianggap sesuatu yang tidak penting bahkan malah menjadi ejekan mereka dan menganggap kehilangan keperawanan/keperjakaan karena melakukan hubungan seks dengan orang yang dicintai (sebelum menikah) adalah wajar. Astaghfirullahaladzim…

Pengaruh budaya, pergaulan dan media elektronik terutama televisi dan internet makin memudahkan seseorang tergelincir berbuat asusila. Tontonan dan bacaan yang vulgar dan hubungan lawan jenis yang tidak diimbangi dengan pengetahuan agama dan nilai-nilai moral dapat menjerumuskan para remaja kepergaulan bebas yang pada akhirnya jatuh ke perbuatan zina, menghilangkan keperawanan dan keperjakaannya. Belum lagi kondisi yang bakal mereka hadapi setelah itu, hamil muda, penyakit kelamin, HIV/AIDS, adalah akibat yang ditimbulkan dari hubungan seks bebas.

Bagi orang yang pernah melakukan seks bebas sebelum nikah, biasanya akan mengulang kembali perbuatannya karena menganggap diri sudah tidak suci lagi atau juga karena menikmati perbuatannya tanpa memikirkan dampak buruknya.

Berikut ini ada beberapa tips Baca entri selengkapnya »

Perlukah klarifikasi keperawanan?

Posted on Updated on

Dear Pak Ustad, aq sdg bingung, btw aq pacaran dgn seorang duda, yg sdh punya 2 org anak dewasa. Krn sdg ada masalah (hub aq gak disetujui ortuku), jd aq sering tinggal di rmhnya (sampai menginap) utk menenangkan diri & menghibur hatiku. Dgn kejadian ini, tetangganya jd resah, & sampai tetangganya blg aq & co ku itu kumpul kebo. Tapi Pak Ustad, walau qta tinggal serumah qta gak sampai berhubungan suami-istri, dia sngt menjaga kesucian aq. Dan krn bukan qta berdua yg tinggal di rmh itu, msh ada anaknya aq berpikiran msh save krn msh ada org ketiga yg menghindarkan qta dr fitnah. Tapi anggapan tetangga2 di situ jd heboh, mereka berpikiran “kotor” terhadap qta. Pdhl aq bs buktikan scr medis kalo aq msh virgin sbg bukti bahwa hal kotor itu hanya ada dlm pikiran mereka saja.

Skrg sdh setahun aq gak pernah ke rmh itu lg. Yg meresahkanku adalah masalah itu gak ada penyelesaian. Pernah aq blg pd anaknya perlu gak kalo aq undang tetangga2 itu & menjelaskan kalo aq & ayahnya gak sampai brhubungan suami-istri dgn bukti medis dr dokter. Tapi anaknya blg gak usah nanti jg reda sendiri.

Menurut Pak Ustad, aq hrs bagaimana. Aq ingin nama baik aq & keluarga itu pulih, tp masalah ini sdh lewat satu tahun. Aq ingin bersilaturahmi lg ke rumah itu (tanpa menginap lg tentunya), menurut Pak Ustad bagaimana? Perlu gak aq ksh klarifikasi dgn bukti medis ke tetangga2 yg ada disitu walau mslh ini sdh lewat 1 tahun?

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca entri selengkapnya »

Curhat: Mau Nikah… Pernah Diperkosa

Posted on Updated on

Ustadz, saya pernah diperkosa oleh paman saya ketika saya masih kecil. Dan itu terjadi hingga 3x. Waktu itu umur saya sekitar 6 tahun .waktu itu juga saya belum tau itu yang namanya diperkosa. Saya baru mengetahuinya ketika sudah dewasa. Sampai sekarang saya tidak tau orang itu di mana. Saya selalu mendoakannya semoga dia mati dalam keadaan paling hina. Itulah doa saya pada nya. Dan rahasia ini saya pendam sampai sekarang. Karena saya malu mengatakannya. Alhamdulillah sekarang saya mulai menghijab diri dengan jilbab seperti yangg di syariatkan islam, dan beberapa bulan yang lalu sya dilamar oleh seorang hafidz quran tetangga saya. Saat ini ia masih kuliah di salah satu negara islam, insyaallah akan pulang dalam beberapa bulan lagi. Dan ia terus mengatakan bahwa ia ingin menjadikan saya umi bagi anak2nya. Sampai saat ini saya hanya diam. Rasanya saya tidak pantas. Tidak adil bagi nya mendapatkan saya. Saya kira lelaki manapun tidak ingin mendapatkan wanita yang pernah diperkosa.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca entri selengkapnya »

Setelah Keperawanan Lenyap Disantap Dukun Cabul

Posted on Updated on

Mungkin akulah wanita terbodoh sedunia. Menyerahkan keperawanan kepada seorang dukun cabul tanpa alasan. Pelacur saja lebih baik daripada aku. Mereka menjual diri demi sesuap nasi. Sepasang kekasih yang berzina mungkin juga lebih baik daripada aku. Mereka melakukannya atas dasar suka sama suka. Tapi aku…

Beberapa tahun lalu, aku kenal seorang pria. Tampan, ramah, dan saleh. Nyaris sempurna. Setidaknya, begitulah yang dilihat orang dari penampilannya. Dia suka menolong orang yang terkena ‘santet’.

Pada suatu ketika, santet orang yang ditolongnya berbalik mengenai dirinya. Begitulah yang dia katakan. Orang-orang di komunitasnya juga bilang begitu.

Pada suatu malam, dia menelpon aku. Dia ceritakan kronologi penyakitnya. Dia bilang terkena santet tertentu yang katanya hanya bisa disembuhkan dengan cara bersetubuh. Namun kalau denganku, katanya, dia cukup menyentuh kulitku, tidak sampai bersetubuh. Dia pun minta tolong padaku untuk mengizinkan dia menyentuh kulitku demi kesembuhannya. Aku pun menyetujuinya. Toh hanya menyentuh, pikirku.

Akan tetapi, aku terkecoh. Ternyata dia tidak berhenti pada menyentuh kulitku saja. Dia bohong. Dia renggut keperawananku.

Saat itu terjadi, aku dalam keadaan sadar. Sentuhan-sentuhannya melambungkan gejolak biologisku. Hati dan pikiranku hendak menolaknya, tapi gejolak itu teramat kuat. Aku terhanyut. Kendati aku bershalawat, percuma saja. Duuuh… bodohnya diriku.

Sesaat setelah kejadian itu, dia menghubungiku lagi. Dia bilang ingin melakukannya sekali lagi untuk mempercepat kesembuhannya. Tapi aku menolaknya. Malah aku berusaha menghindarinya. Aku tak mau berhubungan dengan dia lagi dalam bentuk apa pun. Sekarang pun aku tak tahu lagi dia entah di mana.

Kini, sebagai manusia normal, aku juga ingin menikah. Kuingin membangun rumah-tangga yg sakinah dengan orang yang kucintai dan mencintaiku. Aku ingin mengikuti sunnah Rasul ini. Tapi… aku tak berani.

Setiap kali ada seorang lelaki saleh mendekatiku, aku selalu merasa tidak pantas untuk dia. Akhirnya, kupilih menarik diri.

Apa yang harus aku lakukan, Pak? Apakah aku masih pantas berharap untuk dapat membina sebuah rumah tangga yang sakinah?

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca entri selengkapnya »

2/3 remaja SMP tidak perawan lagikah?

Posted on Updated on

Lagi-lagi, beredar berita BOHONG mengenai keperawanan remaja. Kulihat, beberapa blog mengabarkan bahwa “62,7% [hampir duapertiga] Remaja SMP Indonesia Sudah Tidak Perawan”. Juga, katanya, SCTV memberitakan demikian. Malah, juga dikatakan bahwa perilaku seksual remaja SMP dan SMU: “93,7% pernah ciuman, petting, oral seks”. Katanya, sumber informasinya adalah KomNas Perlindungan Anak.

Yang benar, Baca entri selengkapnya »

Masih perawankah bila jari tangan masuk ke vagina?

Posted on Updated on

Assalamu’alaikum Pa Ustad. sebenarnya saya malu untuk bertanya, tapi saya memberanikan diri. saya br putus 1 bulan yang lalu dengan pacar saya, saya sudah pacaran selama 2 tahun. selama pacaran saya pasti ke rumahnya.setiap saya kerumahnya selalu orang tua ngertiin, bahkan ninggalin saya dan pacar saya di ruang tamu.dalam kesempatan itu saya selalu melakukan cumbu sampi horni, bahkan jari2 saya masuk ke Vagina pacar saya …. kejadian ini berlangsung slm 2 tahun. Apakah Cwe saya masih perawan Pa? Sekarang cwe saya sudah pindah ke lain hati, yang lebih menyakitkan hati adalah sekarang cwe saya pacaran lagi sama pria yang sudah beristri.

Baca entri selengkapnya »

Masih perawankah bila sudah bercumbu?

Posted on

Aluww dokter, saya nita cwe 20 th saya tinggal di Jogja, saya baru saja putus sama pasangan saya 6 bulan yang lalu, saya putus gara-gara dia berbuat yang tidak senonoh pada saya.

Kemarin waktu dia ajak saya liburan ke gunung dan sempet nyewa 1 kamar di villa (karena kamar tinggal 1 otomatis saya mau sekamar dengan dia) kami sempet berhubungan tapi saya tidak sadar pada waktu itu. Waktu saya sudah naik ke ranjang karena uda benar-benar cape naik gunung, tiba-tiba libido dia naik dan berusaha untuk menerkam saya, padahal saya berpakaian lengkap tidak telanjang. Yang ingin saya tanyakan apakah semua cwo kalo udah liat
cewe nafsunya akan seperti itu dok?

Pada waktu itu karna terlalu cape saya sempat tak sadarkan diri, tapi pasangan saya berusaha untuk membuka pakaian saya dan sempet mencium dan mengigit puting payudara saya, bahkan esok harinya puting saya merasa sakit dan berubah warna menjadi coklat kehitaman. Apakah ini berdampak buruk bagi saya dok? Apakah saya masih virgin?

Setelah dia mencium puting saya, kemudian tangannya berusaha untuk memegang kelamin saya bahkan tangan dia sempat menjambak rambut di kelamin saya, untungnya dia ga sempet memasukkan jarinya ke dalam Miss V saya. Apakah saya bener-bener masih virgin ato ga dok? Tolong penjelasannya, terima kasih……

yn

Jawaban dr. Ferry Baca entri selengkapnya »

Dari Salafi sampai Hamil di Luar Nikah

Posted on

Dalil yg dipake [utk islamisasi pacaran] mungkin aja shohih, tp tidak shorih (jelas) menyebut pacaran itu boleh

Menurut ushul fiqih, kebolehan muamalah (termasuk pacaran) TIDAK membutuhkan dalil. Yang membutuhkan dalil adalah pelarangannya. Kaidahnya, semua muamalah itu halal, kecuali ada dalil qath’i yang melarangnya. Jadi, pengertian Anda terbalik. Seharusnya, pihak pengharamlah yang menyebutkan dalil yang secara qath’i (shahih dan sharih) melarangnya, namun mereka tidak dapat mengemukakannya. Dalil mereka yang disampaikan kepada kami tidak ada yang sharih.

… itu hanya tafsiran para pemuja akal dan filsafat.

Mengapa Anda bersangka-buruk tanpa bukti sama sekali? Baca entri selengkapnya »