selebritis

[Video] Penyanyi Usia 90 di Atas Panggung!!

Posted on Updated on

Umur 90, Pete Seeger Masih Manggung
Senin, 4/5/2009

NEW YORK, KOMPAS.com – Mungkin ketika masih muda Pete Seeger tak pernah membayangkan bahwa dirinya akan masih mampu menyanyi di atas pentas di depan publik ketika ia sudah berusia 90 tahun. Tapi, itu yang betul-betul terjadi ketika legenda musik folk AS tersebut telah menjalani hidup sembilan dekade.

Ulang tahun ke-90 Seeger dirayakan dengan The Clearwater Concert: Creating the Next Generation of Environmental Leaders, yang digelar di Madison Square Garden, New York, Minggu (3/5) malam waktu setempat. Lebih dari 40 penampil ambil bagian dalam acara yang diselenggarakan sekaligus untuk menghormatinya. Sebut saja, Bruce Springsteen, Dave Matthews, John Mellencamp, Emmylou Harris, Joan Baez, dan Tom Morello dari Rage Against the Machine.

Pertunjukan itu dibuka oleh pria kelahiran New York, 3 Mei 1919 tersebut dengan permainan tunggalnya untuk flute dalam lagu berjudul Menomenee Love Song. Pergelaran itu diakhiri dengan Seeger dan semua bintang tamunya menyajikan This Land is My Land, yang aslinya dibawakan oleh Woody Guthrie.

Pementasan tersebut tak “cuma” diadakan dalam rangka ulang tahun ke-90 Seeger, tapi sekaligus untuk menggalang dana serta menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kejernihan dan kebersihan air Sungai Hudson. Uang hasil penjualan tiket konser itu akan disumbangkan kepada Hudson River Sloop Clearwater, yang didirikan oleh Seeger 40 tahun lalu untuk melestarikan Sungai Hudson. (AP/ATI)

Video Porno Manohara Odelia Pinot di youtube.com

Posted on Updated on

Hari-hari belakangan ini, sebagian masyarakat kita disibukkan dengan gosip tentang seorang “selebritis” bernama Manohara Odelia Pinot, yaitu mengenai dugaan adanya kekerasan dalam rumahtangganya. Kasus seperti ini biasanya membuat nama sang “artis” meroket. (Sebelum ini, aku belum mengenal dia sama sekali.) Lalu di youtube.com, bermunculanlah video-video mengenai dirinya. Bagi yang otaknya ngeres, mungkin video pornonya dicari pula. (Emangnya ada?) Baca entri selengkapnya »

Heboh Video Clip Peterpan Terbaru (Tontonan untuk dewasa saja?)

Posted on Updated on

Baru-baru ini, Peterpen meraih dua penghargaan “Dahsyatnya Award“. Namun ternyata, video klipnya yang terbaru menuai kontroversi karena dinilai tak selayaknya ditayangkan. Apakah karena video tersebut hanya layak tonton bagi yang sudah dewasa saja? Silakan buktikan sendiri, khususnya bila sampeyan sudah dewasa. Ini dia Official Video Clip Peterpan yang menghebohkan: Baca entri selengkapnya »

Ternyata Alya Rohali mirip Tukul Arwana

Posted on Updated on

Bandingkan wajah Alya Rohali (Miss Indoensia 1996) dan Tukul Arwana (pelawak) pada dua foto berikut ini.

alya rohali tukul arwana

Kayaknya mirip banget, ya? Kalau nggak percaya, nih… periksa foto berikut ini. (Sumber: d60pc.com.)

cantik_ke_tukul_03_300x102

Nah, mirip banget, ‘kan? Nggak usah heran deh. Jangankan dengan sesama manusia, lha wong dengan monyet pun manusia itu mirip juga, ‘kan? Jangankan dengan monyet, dengan babi pun manusia itu juga mirip, ‘kan? Kalau gak percaya, lihat ini nih…

—Update: pk.12:23:

Postingan di atas merupakan kelanjutan dari tulisanku terdahulu, “Monyet itu saudaraku; jangan pandang hina!” Isinya antara lain sbb:

Tak jarang aku merasa sedih di tengah-tengah kegembiraan orang-orang. Salah satunya adalah ketika menjumpai gurauan atau pun lawakan yang memandang hina seseorang yang wajahnya dianggap mirip monyet. Mereka tertawa-tawa, tetapi hatiku menangis. Hatiku pun menjerit. Aku marah, tetapi apalah dayaku selain menuangkannya lewat tulisan seperti ini? …

Aku bersaudara dengan debu. Sebab, kami sama-sama berasal dari tanah. Aku tak tahu monyet itu berasal dari apa. Kalau berasal dari tanah juga, maka monyet pun saudaraku juga. (Kalau bukan dari tanah, lalu dari apa?) Bagaimanapun, aku tidak merasa lebih mulia daripada monyet, apalagi hanya karena asal-usulnya. Sebab, hanya iblis dan pengikutnya sajalah yang merasa lebih mulia daripada makhluk lain hanya karena asal-usulnya.

Kalau pun monyet itu bukan berasal dari tanah, aku pun masih menganggap mereka itu saudaraku, saudara sesama makhluk hidup di muka bumi. Namun, bukan sekadar rasa persaudaraan ini yang membuat hatiku terluka manakala orang-orang memandang hina monyet.

Bagiku, memandang hina monyet itu berarti memandang hina penciptanya. Demikian pula orang-orang yang menertawakan orang lain yang wajahnya dianggap mirip monyet. Mereka memandang hina Sang Maha Pencipta. Inilah yang membuat hatiku terluka. Tuhanku dipandang hina, bagaimana tidak sedih?

Irfan Hakim: Ayah Idaman Anak-Anak

Posted on Updated on

Dulu, beberapa tahun yang lalu, boleh dibilang Irfan Hakim tuh cowok idaman cewek-cewek. Udah cakep, ngetop, tajir (kaya), alim pula. Kini, seandainya anak-anak kita tahu bagaimana Irfan Hakim menjadi ayah bagi anaknya, bisa saja mereka akan menetapkan Irfan Hakim sebagai ayah idaman mereka. Mungkin para ayah (termasuk diriku) perlu siapkan mental supaya nggak dilanda kecemburuan.

Mau tahu prestasi Irfan dalam membesarkan anaknya? Mau tahu bagaimana Irfan menjadi orangtua penyayang bagi anaknya? Ini dia berita-beritanya: Baca entri selengkapnya »

Harga Ciuman Supermodel Cantik: Rp 86 Juta

Posted on Updated on

Seorang supermodel Inggris, Kate Moss, melelang ciuman darinya untuk amal ke Rumah Sakit Great Ormond Street di London, Inggris. Rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit khusus untuk anak-anak. Bagi banyak pria, ehm.. ehm… mungkin tawaran tersebut sangat menarik. Namun ternyata, hadirin kurang berminat. Ciumannya “hanya” laku seharga 5 ribu poundsterling atau sekitar Rp 86 juta. Itu pun setelah Kate Moss berusaha menaikkan dayatawar dengan cara mengenakan seragam polisi. Demikian berita dari Female First.

Aku tak mengerti mengapa Inggris memiliki budaya amal seperti itu. Mereka ‘kan kaya-raya. Apakah mereka tak suka beramal, sehingga perlu diiming-imingi ciuman dari seorang supermodel? Apakah mereka tak mengenal konsep “ikhlas“?

Untunglah kita tinggal di Indonesia. Di negara kita ini, uang sebesar Rp 1 milyar pun terhitung kecil bagi seorang Surya Paloh untuk beramal di dunia politik. Jadi, tak perlu iming-iming ciuman selebritis, ‘kan?